KAPUAS Pecahkan Rekor MURI Bermain Kecapi dan Karungut

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno disaksikan Plt Sekda Kalteng Leonard S Amput menerima piagam rekor MURI melalui kegiatan bermain kecapi sambil bersenandung karungut di Kuala Kapuas, Senin (8/12/2025). (ANTARA/All Ikhwan)

Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno disaksikan Plt Sekda Kalteng Leonard S Amput menerima piagam rekor MURI melalui kegiatan bermain kecapi sambil bersenandung karungut di Kuala Kapuas, Senin (8/12/2025). (ANTARA/All Ikhwan)

SuarIndonesia — Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan bermain kecapi sambil bersenandung karungut yang diikuti peserta didik terbanyak.

“Kegiatan ini tidak semata-mata tentang pencapaian rekor MURI, tetapi juga momentum kebangkitan jati diri budaya Dayak di daerah kita,” kata Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno, usai menerima MURI di Kuala Kapuas, Senin (8/12/2025).

Pencatatan rekor tersebut dipusatkan di Betang Manggantang Utus, Sei Pasah, dan dibuka secara resmi Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Leonard S Ampung.

Kecapi merupakan salah satu alat musik tradisional suku Dayak yang dimainkan dengan cara dipetik. Dalam kegiatan pencatatan rekor MURI ini, kecapi dimainkan secara serentak oleh lebih dari 1.000 peserta didik sambil melantunkan karungut.

Wiyatno mengatakan Karungut merupakan seni sastra lisan tradisional masyarakat Dayak di Kalteng, yang berbentuk pantun dan dilagukan. Untuk itu, para pelajar memainkan kecapi dan melantunkan karungut, dua warisan leluhur yang sejak dahulu menjadi media untuk mendidik, menasihati, serta membentuk karakter masyarakat.

Baca Juga :   BUNGA BANGKAI Ditemukan Mekar di Perkebunan Sawit

“Kegiatan ini menjadi cara untuk memastikan bahwa budaya tidak hanya dikenang, tetapi benar-benar dihidupkan kembali oleh generasi muda,” tandas Bupati Kapuas ini.

Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat menyampaikan bahwa pencatatan rekor ini diikuti oleh peserta didik dari 17 kecamatan di kabupaten setempat, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, hingga perguruan tinggi.

“Tujuan utamanya adalah menciptakan kembali suasana budaya di kalangan pelajar,” ujar Wiyatno, Senin (8/12/2025) melansir AntaraNews.

Suwarno menambahkan persiapan kegiatan ini telah dilakukan selama dua bulan melalui latihan secara mandiri maupun bersama pelatih.

“Kegiatan ini merupakan upaya membentuk karakter melalui karungut yang di dalamnya banyak mengandung nasihat, serta melodi kecapi yang diharapkan dapat membentuk anak-anak kita menjadi generasi yang hebat di masa depan,” demikian Suwarno Muriyat. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGGELEDAHAN Selain Kantor PT MCM di Kalsel Tim Kejaksaan Sasar KSOP Banjarmasin, Terkait Korupsi Tambang Samin Tan
52 ASN Kalteng Disanksi, tak Hadir tanpa Keterangan
234 PELAJAR SMPN 1 Muara Teweh Siap Ikuti TKA Berbasis Chromebook
TONGKANG Pengangkut BBM Terbakar, Seorang ABK Ditemukan Kondisi Tubuh Hangus
PASTIKAN STATUS LANAL Banjarmasin Menjadi Tipe A, Komisi I DPR RI Terus Mendorong
SEORANG WANITA Ingin Bunuh Diri Terjun dari Jembatan
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 22:27

SEORANG PEMUDA Warga AKT Banjarmasin Tewas Ditikam Sepulang dari Lokasi Memancing Ikan

Rabu, 1 April 2026 - 22:04

DIGEREBEK Tambang Emas Ilegal di Tahura Sultan Adam, Situasi Sempat Tegang

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:23

TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Rabu, 1 April 2026 - 15:34

RANTIS TAMBORA jadi Sorotan Kapolda Kalsel

Rabu, 1 April 2026 - 15:23

SERAHKAN 1.774 Usul Masyarakat untuk RKPD 2027

Rabu, 1 April 2026 - 01:25

SEORANG PELAJAR Ditemukan Mengapung di Sungai Martapura, Kawasan Kampung Hijau

Berita Terbaru

Itamar Ben-Gvir (tengah), Menteri Keamanan Nasional Israel dan para anggota parlemen merayakan setelah parlemen Israel mengesahkan undang-undang yang menyetujui hukuman mati bagi warga Palestina yang terbukti membunuh warga Israel, di Knesset, Yerusalem, Senin (30/3/2026). (AP Photo/Itay Cohen)

Internasional

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 Apr 2026 - 21:50

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca