SuarIndonesia — Kantor SAR Mentawai melaporkan 17 orang ditemukan selamat dan satu lainnya masih dalam pencarian terkait insiden kapal boat rombongan DPRD Kabupaten Mentawai terbalik di perairan Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar).
“Hari ini tadi pada pukul 08.30 tim kita yang berada di lapanhan berhasil mengkonfirmasi dan bertemu langsung dengan 10 yang ditemukan di Dusun Kulukubuk dan itu terkonfirmasi sudah benar,” kata Kepala Kantor SAR Mentawai Rudi kepada wartawan, Selasa (15/7/2025).
Disampaikan Rudi, para korban selamat itu kini telah dibawa menggunakan KN SAR Ramawijaya 240 menuju ke Pelabuhan Tuapejat.
“Dan tujuh (korban) yang kemarin telah berhasil selamat pertama itu juga telah berada di KN SAR,” ujar Rudi, seperti dilansir dari CNNIndonesia.
Sementara itu, Rudi menyebut untuk satu korban lainnya masih dalam upaya pencarian oleh tim SAR gabungan.
“Satu orang ini masih kita konfirmasi,” ucap dia.
Sebelumnya, kapal boat yang membawa rombongan DPRD Kabupaten Mentawai terbalik di perairan Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin (14/7/2025).
Peristiwa kapal terbalik itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB saat kapal boat yang membawa rombongan tersebut berangkat dari Sikakap menuju Tuapejat.
Selanjutnya, informasi soal insiden itu pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai pada pukul 17.40 WIB dari Kepala Dusun Mapinang Utara.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 17.56 WIB Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan RIB 02 Mentawai, dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari Dermaga Tuapejat,” kata Rudi dalam keterangannya, Selasa (15/7/2025).
Semua korban berhasil ditemukan
Sementara itu, dilansir dari ANTARANews, Tim gabungan pencarian yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Basarnas dan instansi terkait lainnya berhasil menemukan semua korban kapal karam di Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
“Alhamdulillah semua korban yang berjumlah 11 orang sudah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai Lahmuddin Siregar saat dihubungi di Padang, Selasa (15/7/2025).
Lahmuddin mengatakan para korban tersebut ditemukan dalam kondisi selamat setelah berenang menggunakan pelampung dan alat seadanya usai kapal yang mereka tunggangi karam. Para korban ditemukan di berbagai titik seperti di Dusun Guluk-Guluk, Dusun Mapinang dan saat ini sedang berkumpul di Dusun Pasapuat.
“Korban terakhir ditemukan tim SAR gabungan di Dusun Mangaungau,” ujar Lahmuddin.
Saat ditemukan para korban dalam kondisi kurang sehat sehingga membutuhkan perawatan intensif dari tim medis. Rencananya tim pencarian akan membawa semua korban ke ibu kota kabupaten yang berada di Tuapeijat. Sebagai gambaran jarak dari lokasi penemuan korban ke ibu kota kabupaten memakan waktu sekitar 3,5 jam menggunakan kapal.
“Kita sudah menyiagakan ambulans di dermaga agar ketika mereka tiba langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Sebagai informasi, kapal yang membawa 18 penumpang tersebut karam di sekitar Selat Sipora pada Senin siang (14/7) pukul 11.00 WIB. Tim SAR menduga kecelakaan kapal itu akibat cuaca buruk yang melanda wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Di saat bersamaan pihak berwenang juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan identitas korban secara luas, dan menunggu informasi resmi dari tim pencarian dan keluarga. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















