KAMBUH LAGI Gangguan Jiwa Mencapai 277 Ribu Orang, Salah Satu Faktor Penyebab Pandemi Covid

- Penulis

Minggu, 11 Oktober 2020 - 21:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pandemi covid 19 tidak hanYa menghantam perekonomian, namun kejiwaan manusia juga ikut tergoncang.

Terjadi peningkatan jumlah gangguan jiwa. Pada tahun 2019 jumlah gangguan jiwa di Indonesia berada di angka 190 orang, sedangkan pada tahun ini sudah mencapai 277 ribu orang.

Angka tersebut masih belum dihitung secara menyeluruh karena sebagian data belum masuk.

“ Dampak dari pandemi ini sangat luas. Bahkan ada yang sudah sehat kambuh lagi.

Dari catatan kami jumlah kasus baru dan yang kambuh sudah mencapai 277 ribu orang,” jelas Siti Khalimah, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan NAPZA, Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Sabtu (10/10/2020) di sela peringatan Hari Kesehatan Jiwa 2020, di RSJD Sambang Lihum.

Dia menyebut, kemudahan akses dan fasilitas penanganan jiwa sangat dibutuhkan saat ini untuk menekan peningkatan angka kasus tersebut.

Pemerintah sendiri terangnya sudah meluncurkan aplikasi untuk penanganan jiwa secara online.

Melalui aplikasi bernama sehat jiwa masyarakat bisa melakukan konseling secara langsung.

“Sejak April kemarin kami juga meluncurkan layanan telepon konseling psikologis dengan nomor 119 eks 8. Banyak yang memanfaatkan layanan tersebut, setiap hari rata-rata 400 sampai 500 orang yang menghubungi,” ungkapnya.

Di tengah kondisi sekarang tak bisa dipungkiri tingkat stres begitu tinggi yang berdampak dengan gangguan jiwa seseorang.

Sekarang banyak yang dirumahkan, sehingga memicu stres hingga depresi. Contoh lain pada saat pembelajaran siswa sekolah melalui daring tidak hanya siswa, orang tua pun smengalami stres ketika tak bisa memahami pelajaran.

Baca Juga :   BELA TIMNAS Indonesia, Kevin Diks, Noa, dan Estella Resmi WNI

Di tempat yang sama, Direktur RSJD Sambang Lihum, IBG Dharma Putra, menambahkan harus ada upaya orang sehat tetap sehat agar tidak terjadi lonjakan jumlah pasien di rumah sakit.

Keterlibatan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas harus melakukan pendekatan secara keluarga agar orang yang sehat tetap sehat.

“Orang-orang yang beresiko harus dicegah agar tidak terjadi gangguan jiwa, sehingga diperlukan skrining resiko.

Yang kedua bagaimana orang yang sudah sakit bisa cepat sembuh dengan pengobatan.

Yang ke tiga orang yang sudah sembuh tidak distigma negatif dan bisa diterima masyarakat.

Kategori sembuh itu ada tiga, sembuh paripurna, sembuh dengan kambuhan, dan sembuh dengan gejala. 2 kategori terakhir menimbulkan stigma negatif sehingga perlu sosialisasi.

Penyakit jiwa bisa disembuhkan, dengan bantuan kita semua agar sembuh paripurna,’’ kata Dharma

Di sisi lain, Plt Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan, mengatakan RSJD Sambang Lihum diharapkan terus berinovasi dalam pelayanan dan peningkatan kesehatan jiwa masyarakat Kalsel.

Memiliki daya tampung atau kapasitas 450 tempat tidur dapat memaksimalkan pelayanan bagi orang dengan gangguan jiwa. “Pelayanan yang utama,” tekannya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
DANREM 101/ANT, Ajak Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Profesionalisme di Momentum Tahun Baru Islam
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
BAHAS Anggaran Kebun Raya Banua, Begini Penekanan DPRD Kalsel
TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka
DPRD Kalsel Sahkan Raperda Penanaman Modal dan Terima LPJ APBD 2025

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:40

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Grup Saat Ini

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:26

PIALA DUNIA 2026: Spanyol vs Tanjung Verde Imbang tanpa Gol

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:24

B-52 AS Jatuh dan Meledak, Delapan Awak Tewas

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:55

ANGELIA HUTABARAT, Sukarelawan Indonesia di Piala Dunia 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:38

PIALA DUNIA 2026: Meksiko, Swiss, Skotlandia, dan AS Pimpin Klasemen Sementara Grup

Minggu, 14 Juni 2026 - 23:29

AUSTRALIA OPEN 2026: Alwi Juara, Sabar/Reza dan Ana/Trias Runner-up

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:57

PRESTASI CEMERLANG Halida Ulfah asal HSU, Pulang Bawa Medali Emas di Ajang Bergengsi di Filipina

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:52

PIALA DUNIA 2026: Laga Brutal Meksiko vs Afrika Selatan, 3 Kartu Merah dan 3 Kartu Kuning

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan menyisir perairan di lokasi kecelakaan kapal untuk mencari korban hilang di perairan Desa Labuan Mas, Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Rabu (17/6/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:48

Tersangka dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya (tengah) berjalan memasuki mobil tahanan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto: Antara/M Risyal Hidayat)

Hukum

KASUS MBG: Besok, Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:41

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6/2026). (Foto: Antara/Genta Tenri M)

Nasional

DISIAPKAN Stimulus Tarif Transportasi Semester II 2026

Rabu, 17 Jun 2026 - 21:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca