KALTARA-BRGM dan Bank Dunia Tanam Mangrove di Lahan 334 hektare

- Penulis

Selasa, 25 Juni 2024 - 00:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang bersama Kepala BRGM Hartono, pihak Bank Dunia, dan sejumlah jajaran Pemerintahan dan masyarakat lainnya pada kegiatan Kick-Off Penanaman Mangrove Proyek Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) di Desa Sengkong, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Senin (24/6/2024). [ANTARA/Muhammad Arfan]

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang bersama Kepala BRGM Hartono, pihak Bank Dunia, dan sejumlah jajaran Pemerintahan dan masyarakat lainnya pada kegiatan Kick-Off Penanaman Mangrove Proyek Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) di Desa Sengkong, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Senin (24/6/2024). [ANTARA/Muhammad Arfan]

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) serta Bank Dunia berkolaborasi melakukan pemulihan dan pelestarian ekosistem mangrove, salah satunya dibuktikan dengan kegiatan penanaman mangrove pola silvofishery seluas 344 hektare di Kabupaten Tana Tidung.

“Penyelamatan ekosistem mangrove tidak boleh berhenti, harus terus bergerak bersama melestarikan hutan bakau ini demi masa depan generasi mendatang,” ujar Gubernur Kaltara H Zainal A Paliwang, Senin (24/6/2024), di Tana Tidung.

Kegiatan penanaman mangrove bertajuk Kick-Off Penanaman Mangrove Proyek Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) dilaksanakan di Desa Sengkong, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung.

Prosesi penanaman ini dilakukan oleh Gubernur Kaltara, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) RI Hartono; Lead Environmental Specialist for Indonesia and Timor Leste, East Asia Pacific World Bank (Bank Dunia), Franka Braun; Senior Natural Resource Management Bank Dunia, Ambrooise Breiner; serta berbagai pihak lainnya.

Penanaman ini menandai dimulainya upaya restorasi besar-besaran untuk memulihkan ekosistem mangrove di Kaltara dan meningkatkan ketahanan pesisir terhadap perubahan iklim.

Target M4CR di Kaltara adalah penanaman mangrove seluas 344 hektar di Desa Sengkong, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, menggunakan pola silvofishery atau perpaduan pola penghijauan mangrove sekaligus budidaya perikanan.

Provinsi Kaltara memiliki potensi mangrove yang sangat besar, dengan luas mencapai 326.396.37 hektare. Berdasarkan pola ruang, luasan tersebut terbagi atas hutan primer 47.664,58 hektare, hutan sekunder 124.099,22 hektare, nipah 5.984,09 hektare, dan tambak 148.648,49 hektare.

Upaya penanaman mangrove ini sebagai upaya untuk melawan untuk mewujudkan kelestarian hutan bakau dari deforestasi.

Baca Juga :   WANITA Asal Banjarmasin Selundupkan Sabu Satu Kilogram

“Setiap tahunnya, luas mangrove di Indonesia terus menurun. Hal ini tentu memprihatinkan dan harus segera diatasi,” jelas Gubernur.

Kepala BRGM, Hartono menjelaskan, Pemerintah Indonesia melalui BRGM bekerja sama dengan Bank Dunia dan mitra lainnya menjalankan program M4CR. Program ini bertujuan rehabilitasi mangrove di empat provinsi prioritas, yakni Kaltara, Kaltim, Riau, dan Sumatera Utara.

Ia jelaskan, komponen utama program M4CR meliputi penguatan kebijakan dan kelembagaan pengelolaan mangrove. Selanjutnya rehabilitasi dan pengelolaan lanskap mangrove secara berkelanjutan untuk mendukung konservasi mangrove secara nasional seluas 700.000 hektare.

Komponen berikutnya adalah meningkatkan peluang mata pencaharian masyarakat yang tinggal di sekitar mangrove. Komponen ini mendukung pengembangan mata pencaharian dan bisnis yang berkelanjutan di desa-desa sasaran untuk mengurangi tekanan degradasi pada hutan mangrove dan meningkatkan peluang mata pencaharian yang berkelanjutan.

Komponen terakhir adalah manajemen program dana M4CR akan dikelola oleh Badan Pengelola Lingkungan Hidup Dana (BPDLH) yang bekerja sama dengan KLHK, BRGM, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta keterlibatan aktif pemerintah daerah.

“Proyek ini dilaksanakan pada empat provinsi, yakni Riau, Sumatera Utara, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur,” tutur Hartono.

Percepatan rehabilitasi mangrove di empat provinsi juga didukung bantuan pendanaan dari Bank Dunia, sehingga rehabilitasi lingkungan pesisir itu tidak hanya bertumpu pada APBN maupun APBD. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor
WFA Pemprov Kaltara Hemat Listrik-Air Rp230 Juta Sebulan
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU
TERCATAT Ada 56.904 Penumpang Mudik Lebaran Tahun 2026, Telah Diantisipasi Pelindo Sub Regional Kalimantan
PEMPROV Kaltara: Kratom Hanya Boleh Diekspor
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Senin, 13 April 2026 - 16:40

JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Senin, 13 April 2026 - 12:52

SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Minggu, 12 April 2026 - 15:12

PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Berita Terbaru

Foto ilustrasi Selat Hormuz. (Anadolu)

Internasional

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 23:17

Sanitiar Buhanuddin, Jaksa Agung RI. (Puspenkum Kejagung)

Hukum

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 23:02

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca