SuarIndonesia – Hasil mengkaji ulang Jalan Alternatif Banjarbaru – Batulicin oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.
Meski sudah berfungsi normal dan menjadi jalan alternatif memangkas jarak tiga kabupaten kota sekaligus.
Sebagian titik rawan kecelakaan, seperti tikungan yang terlalu berbelok.
Atau lereng gunung yang terlalu curam. Karenanya trase jalan tersebut akan diubah.
Agar lebih ramah bagi pengendara. Hasil kaji ulang terhadap trase jalan yang menghubungkan Banjarbaru dan Batulicin, ada beberapa bagian jalan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kesimpulan secara teknis baik dari sisi kelandaian maupun tikungan, perlu dilakukan modifikasi.
Terdapat tiga titik rawan kecelakaan. Pertama, wilayah Bunglai, Gunung Papua, dan Kelok 12.
Dari tiga titik tersebut, ternyata tidak akan dikerjakan oleh Dinas PUPR Kalsel semata, melainkan akan adanya pengerjaan dari Balai Jalan Nasional.
Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kalsel, Robby Cahyadi,
“Nanti akan memperbaiki trase baru di Kelok 12 dan Gunung Papua adalah balai jalan,” kata Robby Cahyadi.
Adapun untuk titik rawan yang di Bunglai akan dikerjakan oleh Bina Marga Dinas PUPR Kalsel.
“Kalau yang wilayah Bunglai kita (PUPR Kalsel) yang akan kerjakan. Pengerjaannya mengubah trase jalan sekitar tidak sampai satu kilo,” tambahnya.
Pihaknya sudah siap melalukan perbaikan trase jalan dari yang kelokan tajam di ubah menjadi lurus.
“Tapi kami masih menunggu izin IPPKH dari Kementerian Kehutanan. Kalau itu sudah beres kita akan kerjakan,” jelasnya.
Sementara itu, Kadishub Kalsel, M. Fitri Hernadi juga membenarkan jika sudah ada dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melakukan survei lapangan untuk menentukan lokasi pemasangan fasilitas keselamatan jalan.
Adapun fasilitas yang akan tambahkan di akses tersebut yakni meliputi rambu lalu lintas, marka jalan, lampu penerangan jalan umum (PJU), alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), pagar pengaman jalan (guardrail), zona selamat sekolah (ZoSS), fasilitas penyeberangan pejalan kaki, dan perlengkapan keselamatan lainnya. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















