KADER yang Distribusikan MBG 3B dapat Pengganti Transpor

- Penulis

Rabu, 13 Agustus 2025 - 00:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji saat berdialog bersama para kader dalam kunjungannya di Kota Malang, Jawa Timur, pada Selasa (12/8/2025). (ANTARA/HO-Kemendukbangga/BKKBN)

Mendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji saat berdialog bersama para kader dalam kunjungannya di Kota Malang, Jawa Timur, pada Selasa (12/8/2025). (ANTARA/HO-Kemendukbangga/BKKBN)

SuarIndonesia — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menyatakan seluruh kader, Tim Pendamping Keluarga, maupun penyuluh Keluarga Berencana (KB) yang mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 3B akan mendapatkan uang pengganti transpor.

“Pendistribusian MBG untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B) oleh para kader akan ada uang pengganti transpor dengan rata-rata Rp1 juta per orang,” kata Wihaji dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Wihaji menyampaikan hal tersebut saat berdialog dengan para pejuang KB pada acara Temu Kader dan Penyuluh KB di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (12/8/2025).

Ia meminta seluruh kader dan penyuluh KB untuk menggencarkan pendistribusian MBG bagi 3B mengingat angka stunting saat ini masih 19,8 persen, yang artinya ada dua dari 10 balita yang menderita kekurangan gizi kronis, sehingga pemberian MBG pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi sangat penting.

“Tugas kita mendistribusikan, diambil dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), kemudian dibawa ke ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD di rumahnya, sebab tidak mungkin mereka ada di posyandu setiap hari,” tutur Wihaji dilansir dari ANTARANews.

Saat ini, terdapat empat SPPG di Kota Malang, dan sebanyak 300 Keluarga Risiko Stunting (KRS) sudah mendapatkan MBG 3B. Pemerintah terus melanjutkan intervensi untuk menekan angka stunting berupa distribusi makanan bergizi, penyediaan air bersih, hingga perbaikan sanitasi seperti pengadaan jamban melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Baca Juga :   MENDAGRI: Pemda Diminta Perhatikan Kondisi Demografi di Wilayahnya

Untuk menangani stunting, Wihaji juga menekankan perlunya mengurus calon pengantin agar tidak menikah di bawah 19 tahun.

“Dipastikan kata dokter kalau di bawah 19 tahun menikah, pasti melahirkan anak stunting, sedangkan stunting hanya bisa disembuhkan 20 persen dalam periode seribu hari pertama kehidupan. Maka, prioritaskan seribu hari pertama kehidupan di usia bayi hingga berumur dua tahun,” ujarnya.

Mendukbangga juga mengemukakan tentang fenomena perempuan pekerja yang enggan memiliki anak karena khawatir harus keluar dari pekerjaan.

“Sekarang ada sekitar 71 ribu perempuan Indonesia ingin menikah tetapi tidak ingin punya anak. Oleh karena itu, pemerintah menghadirkan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya). Program ini memastikan di setiap perkantoran ada penitipan anak,” tuturnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf
SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
JEMAAH Diimbau Siapkan Stamina Hadapi Rute Mina ke Jamarat
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:37

SEPAKAT Bentuk Pansus, DPRD Kalsel : Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:28

AKSI RATUSAN SOPIR Truk Menuntut Ketersediaan Solar Bersubsidi di DPRD Tabalong

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:13

PERGERAKAN PUNCAK HAJI, Enam Jemaah Embarkasi Banjarmasin Diikutkan Safari Wukuf

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:37

SPN POLDA KALSEL Implementasikan Standar Internasional ISO 21001:2018

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:22

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca