JEMBATAN Pulau Laut dan Mekar Putih Gerbang Logistik Kalimantan

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Pulaulaut dan Pelabuhan Mekar Putih gerbang logistik Kalimantan. (Foto: Dok MC Kalsel)

Jembatan Pulaulaut dan Pelabuhan Mekar Putih gerbang logistik Kalimantan. (Foto: Dok MC Kalsel)

SuarIndonesia — Pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut serta Pelabuhan Mekar Putih bertaraf internasional di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalsel Suprapti Tri Astuti mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel terus mempercepat pembangunan infrastruktur strategis guna memperkuat konektivitas, meningkatkan efisiensi distribusi logistik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pelabuhan Mekar Putih akan menjadi infrastruktur utama yang menopang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Mekar Putih, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan sebagai Gerbang Logistik Kalimantan,” katanya di Banjarbaru, Rabu (1/7/2026).

Dia menyatakan pula, keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mengubah arah perkembangan kawasan di Pulau Kalimantan.

Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi Kalsel untuk memperkuat perannya sebagai pusat logistik dan distribusi barang yang menghubungkan berbagai wilayah di Kalimantan maupun pasar internasional.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan-Pulau Laut menjadi salah satu infrastruktur vital yang akan menghubungkan kawasan industri, pelabuhan, dan pusat pertumbuhan ekonomi secara lebih efektif.

“Pembangunan jembatan ini bertujuan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antara daratan utama Pulau Kalimantan dengan Pulau Laut Kotabaru, sekaligus mendukung proses bisnis kawasan industri dan memperkuat sistem logistik daerah,” ujar Tri Astuti, dilansir dari AntaraKalsel.

Saat ini mobilitas masyarakat maupun distribusi barang masih mengandalkan transportasi laut melalui kapal feri.

Kehadiran jembatan nantinya diyakini akan memangkas waktu tempuh, mengurangi biaya operasional logistik, serta meningkatkan efisiensi distribusi barang.

“Dengan adanya jembatan, distribusi barang akan lebih lancar karena tidak lagi bergantung pada jadwal penyeberangan maupun kondisi cuaca. Infrastruktur ini akan memberikan efisiensi waktu dan biaya dalam jangka panjang,” katanya.

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Selain pembangunan jembatan, Pemprov Kalsel juga mendorong pembangunan Pelabuhan Mekar Putih sebagai pelabuhan internasional yang mampu melayani kapal berkapasitas besar.

Astuti menjelaskan, sejumlah pelabuhan di Kalimantan saat ini masih menghadapi keterbatasan kapasitas maupun kedalaman alur pelayaran, sehingga belum optimal dalam mendukung aktivitas ekspor-impor.

Karena itu, Pelabuhan Mekar Putih dirancang memiliki kedalaman sekitar 16 hingga 20 meter, sehingga dapat melayani kapal-kapal berukuran besar dan menjadi pintu utama perdagangan internasional dari Kalsel.

Menurutnya, proyek tersebut juga akan memberikan dampak ekonomi yang besar.

Selain meningkatkan daya tarik investasi, pembangunan kawasan pelabuhan dan kawasan industri diperkirakan mampu menyerap sekitar 35 ribu tenaga kerja langsung dan lebih dari 121 ribu tenaga kerja tidak langsung pada saat kawasan beroperasi penuh.

Kesempatan kerja tersebut akan tersebar pada berbagai sektor, mulai dari konstruksi, operasional pelabuhan, industri pengolahan, logistik, pergudangan, transportasi, jasa pendukung industri hingga pengembangan UMKM di sekitar kawasan.

Melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi tersebut, Pemprov Kalsel optimistis mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat konektivitas logistik nasional maupun internasional. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya
GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi
UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan
PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026
MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel
DISIAPKAN Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:44

TIGA SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet dan Rotan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:35

TEMBUS 4.055, ISPU Palangka Raya Paling Berbahaya se-Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:11

ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:44

KAMPUNG NARKOBA Palangka Raya Digerebek Polisi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:38

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:09

KARHUTLA Tak Kunjung Reda, Pelaku Diminta Ditindak

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca