PADAM BERGILIR Sampai Akhir September, Begini Pernyataan GM PT PLN UID Kalselteng

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager (GM)  PT PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono

General Manager (GM)  PT PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono

SuarIndonesia – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) diperkirakan masih berlangsung hingga akhir September 2026.

Kondisi tersebut terjadi akibat gangguan pada sejumlah pembangkit listrik milik perusahaan swasta yang menjadi mitra PT PLN.

Kepastian itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kalimantan Selatan bersama PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalselteng, PT PLN UP3 Banjarmasin, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Kalimantan Selatan, dan Ombudsman Perwakilan Kalsel di Banjarmasin, Kamis (2/7/2026).General Manager (GM)  PT PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono, menjelaskan pemadaman bergilir terjadi akibat gangguan tidak terencana pada sejumlah pembangkit listrik swasta yang memasok daya ke sistem kelistrikan Kalimantan.

“Kerusakan di pembangkit listrik swasta, perbaikan hingga akhir September 2026. Kita berdoa semoga tidak ada gangguan,” ujarnya.

Menurut Iwan, terdapat sekitar 11 pembangkit listrik swasta yang saat ini menjalani perbaikan.

Ia menegaskan gangguan tersebut tidak terjadi secara bersamaan, melainkan bergantian di sejumlah pembangkit.

Dalam RDP tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, menyatakan pemadaman bergilir telah menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.“Masyarakat membutuhkan listrik untuk kegiatan sehari-hari, mulai dari sekolah, bekerja hingga menjalankan usaha,” katanya.

Anggota Komisi III DPRD Kalsel, HM Rosehan Noor Bahri, turut mempertanyakan tanggung jawab PLN atas pemadaman yang terjadi.Ketua YLKI Kalimantan Selatan, Fauzan Ramon

Dirinya meminta penjelasan yang tegas mengenai penyebab gangguan serta kepastian waktu normalisasi pasokan listrik.

“Jangan bapak samakan kami dengan anak buah bapak. Kami ini anggota dewan yang mewakili suara rakyat dan minta penjelasan kapan pemadaman listrik ini selesai,” tegas Rosehan saat RDP.

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

Menanggapi hal tersebut, Iwan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah atas terganggunya layanan kelistrikan.

PLN juga memastikan pelanggan akan memperoleh kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku, baik pelanggan prabayar maupun pascabayar.

Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kalsel, Maulana, mengkritisi pola pemadaman bergilir yang dinilai tidak merata.

Menurutnya, terdapat sejumlah wilayah dan instansi tertentu yang tidak terdampak pemadaman, sementara daerah lain mengalami pemadaman berulang.

Dari pemaparan PLN, gangguan terjadi pada sejumlah pembangkit milik perusahaan swasta, di antaranya PT Indonesia Energi Dinamika, PT SKS Listrik Kalimantan, PT Indo Ridlatama Power, PT Cahaya Fajar Kaltim, PT Graha Power Kaltim, dan PT Cahaya Banjar Kaltim.

Ketua YLKI Kalimantan Selatan, Fauzan Ramon, menilai perusahaan swasta pengelola pembangkit listrik harus ikut bertanggung jawab apabila gangguan tersebut terbukti merugikan konsumen.

“Kalau benar kerusakan pembangkit swasta menyebabkan kerugian bagi pelanggan, maka perusahaan terkait harus diberikan peringatan dan dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SPIRITUALITAS AGUSTUSAN, Semangat Huma Betang dan Masa Depan Gerakan Sosial Dayak
AKSI TAWURAN di Banjarmasin, Polisi Amankan Lima Remaja
SEMANGAT KEMERDEKAAN, Warga Komplek Joko Griya Pemurus Indah Gelar Sepeda Santai Unik
RIBUAH JEMAAH Hadiri Haul Agung Sultan Suriansyah
POLISI Gagalkan Potensi Amukan, Pria Bawa Kayu dan Pecahan Keramik Diamankan
S, TERSANGKA Penyebab 71 Hektare Lahan Terbakar Ditangkap
KASUS Kecelakaan Maut Tanbu di SP3-kan
TRUK PENGANGKUT Rokok Ilegal Ditaksir Bernilai Miliaran Rupiah Disita Bea Cukai Banjarmasin

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:42

KASUS Kecelakaan Maut Tanbu di SP3-kan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:30

BARESKRIM Polri Ungkap Judol Modus Deposit Pulsa Rp890 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:36

KOBAR Status Tanggap Darurat Karhutla Selama 14 Hari

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:09

OKNUM Kasat Polresta Samarinda Diduga ‘Hamili’ Warga, Ditangani Propam Polda Kaltim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:47

PETANI Jagung Kobar Gagal Panen-Rugi Ratusan Juta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:15

KASUS PORNO AI di Banjarmasim, Ada Pejabat Publik jadi Korban

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:01

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:47

DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Kalsel

RIBUAH JEMAAH Hadiri Haul Agung Sultan Suriansyah

Sabtu, 15 Agu 2026 - 17:37

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca