ALASAN PLN Bikin “Berang” DPRD Kalsel, Soal Kelangkaan Batu Bara tidak Masuk Aka

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Alfiya Rahman

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Alfiya Rahman

SuarIndonesia – Kebijakan pemadaman listrik bergilir yang melanda wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) menuai kritik tajam dari kalangan legislatif.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Alfiya Rahman, menyayangkan sikap PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalselteng yang dinilai tidak transparan dalam memberikan informasi kepada masyarakat.

Alfiya mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pihak DPRD Kalsel sama sekali belum menerima pemberitahuan resmi maupun penjelasan mendetail dari PLN mengenai penyebab utama terjadinya pemadaman bergilir tersebut.

“Masyarakat dirugikan karena aktivitasnya terganggu, dan ironisnya tidak ada pemberitahuan atau sosialisasi yang jelas dari pihak PLN Kalselteng terkait masalah pemadaman bergilir,” ujar Alfiya kepada awak media. Rabu (1/7/2026)

Merespons keluhan masyarakat yang kian meluas, DPRD Kalsel mengambil langkah tegas.Alfiya menegaskan bahwa pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan resmi terhadap manajemen PLN Kalselteng esok hari untuk meminta pertanggungjawaban secara langsung.

“Besok (2/7/2026) kami akan memanggil pihak PLN. Kami ingin menanyakan secara langsung apa yang sebenarnya terjadi di lapangan, mengapa pemadaman ini harus terjadi, dan sampai kapan kondisi ini akan berlangsung,” tegasnya.

Baca Juga :   JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Lebih lanjut dengan dana “berang”, Alfiya juga menyoroti isu yang beredar mengenai kendala pasokan batu bara sebagai pemicu defisit daya pada pembangkit listrik.

Menurutnya, jika PLN menggunakan alasan kekurangan bahan baku batu bara, hal tersebut sangat kontradiktif dengan realitas daerah.

“Kalau alasannya karena masalah kekurangan batu bara, itu sangat tidak masuk akal. Kalimantan ini adalah salah satu daerah penghasil ‘batu hitam’ (batu bara) terbesar.

Bagaimana mungkin kita yang berdiri di atas lumbung energi justru mengalami krisis energi?” sentilnya.

DPRD Kalsel berharap pertemuan esok hari dapat menghasilkan solusi konkret dan komitmen nyata dari PLN untuk segera menghentikan pemadaman bergilir, demi menjaga stabilitas ekonomi dan kenyamanan masyarakat Banua. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KERJA Tak Digaji, Malah Disiksa hingga Trauma
PENGGEREBEKAN NARKOBA, Satu Polisi Gugur dan Dua Lainnya Hilang
KRITIK HASIL RAPAT Komisi III DPRD Kalsel Kompensasi Bukan Solusi, Audit Dana dan Pertanggungjawaban Hukum PLN Harus Diutamakan
PADAM BERGILIR Sampai Akhir September, Begini Pernyataan GM PT PLN UID Kalselteng
ROSEHAN “Semprot” PLN, Desak Kepastian Akhir Pemadaman Bergilir
LOMBA BAGASING jadi Agenda Tahunan Lestarikan Warisan Budaya
MENGAPA Gerakan Dayak Harus Bersatu
POLEMIK PENGADAAN GEMBOK Ditjenpas, Komisi XIII DPR RI : Segera Buka Dokumen Pengadaan dan Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 22:09

KRITIK HASIL RAPAT Komisi III DPRD Kalsel Kompensasi Bukan Solusi, Audit Dana dan Pertanggungjawaban Hukum PLN Harus Diutamakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:54

PADAM BERGILIR Sampai Akhir September, Begini Pernyataan GM PT PLN UID Kalselteng

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:35

ROSEHAN “Semprot” PLN, Desak Kepastian Akhir Pemadaman Bergilir

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:26

MENGAPA Gerakan Dayak Harus Bersatu

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:28

POLEMIK PENGADAAN GEMBOK Ditjenpas, Komisi XIII DPR RI : Segera Buka Dokumen Pengadaan dan Kontrak

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:28

HARAPAN untuk Empat Calon Rektor ULM, Mampu Melampaui Peran sebagai Administrator Kampus dan Menjadi Pemimpin Transformasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:38

JEMBATAN Pulau Laut dan Mekar Putih Gerbang Logistik Kalimantan

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:32

PEMBANGUNAN Stadion Taraf Internasional Penggerak Ekonomi

Berita Terbaru

(Foto Ilustrasi AI Gemini)

Hukum

KERJA Tak Digaji, Malah Disiksa hingga Trauma

Kamis, 2 Jul 2026 - 23:13

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca