HARAPAN untuk Empat Calon Rektor ULM, Mampu Melampaui Peran sebagai Administrator Kampus dan Menjadi Pemimpin Transformasi

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Muhamad Pazri, SH, MH

Dr. Muhamad Pazri, SH, MH

SuarIndonesia –  Pemilihan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bukan sekadar pergantian kepemimpinan administratif.

Momentum ini adalah penentuan arah masa depan ULM di tengah perubahan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif, digital, dan berbasis inovasi.

“Kehadiran empat bakal calon rektor menunjukkan bahwa ULM memiliki sumber daya akademik yang berkualitas.

Masing-masing tentu memiliki pengalaman, rekam jejak, dan gagasan yang patut dihargai.

Namun, kontestasi ini seharusnya tidak berhenti pada popularitas, senioritas, atau kedekatan dengan kelompok tertentu.

Yang dibutuhkan adalah adu gagasan, adu integritas, dan adu kapasitas kepemimpinan,” kata  Dr. Muhamad Pazri, SH, MH, Rabu (1/7/2026).

Menurut  Muhamad Pazri, yang juga  Direktur Borneo Law Firm/ Ketua Yayasan Edukasi Hukum Indonesia (YEHI) dan Pendiri LBH Borneo Nusantara, Rektor ULM periode 2026–2030 harus mampu melampaui peran sebagai administrator kampus.

Ia harus menjadi pemimpin transformasi yang mampu memperkuat budaya akademik, menjaga independensi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas riset yang berdampak, memperluas jejaring internasional, serta membangun kemitraan strategis dengan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Di era persaingan global, reputasi universitas tidak dibangun oleh seremoni, tetapikatanya  oleh kualitas lulusan, produktivitas riset, inovasi, tata kelola yang bersih, serta keberanian mengambil keputusan strategis.

Karena itu, civitas akademika berhak mengetahui visi yang konkret, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan dari setiap calon.

Baca Juga :   DIBUKA KEMBALI Jalan Veteran Sungai Lulut, Pasca Retak dan Ambles

Harapan besar juga tertuju kepada Senat Universitas agar menjaga proses pemilihan tetap objektif, transparan, dan berlandaskan meritokrasi.

Legitimasi seorang rektor tidak hanya lahir dari kemenangan dalam pemilihan, tetapi juga dari kepercayaan bahwa prosesnya berlangsung adil dan bermartabat.

Siapa pun yang kelak dipercaya memimpin Universitas Lambung Mangkurat harus memahami bahwa jabatan rektor bukanlah sekadar puncak karier akademik.

Melainkan amanah untuk menentukan arah peradaban kampus.

Seorang rektor dituntut mampu menyatukan seluruh kekuatan intelektual, membangun budaya akademik yang berintegritas, berani melakukan transformasi dan meninggalkan warisan berupa sistem, prestasi serta reputasi institusi yang tetap kokoh jauh setelah masa jabatannya berakhir.

“Universitas besar hanya akan lahir dari kepemimpinan yang besar.  Dan kepemimpinan yang besar selalu dimulai dari integritas, visi, serta keberanian membawa perubahan,”  tutup Dr. Muhamad Pazri, S.H., M.H. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi
CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat
69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi
KOBARAN API di Kawasan Simpang Belitung
KORBAN KM Virgo Transport 8: Enam Jenazah Teridentifikasi
GENERASI yang Tumbuh dalam Kabut
PERKUAT SINERGITAS di HUT ke-81 TNI, Dilakukan Jajaran Polsek Banjarmasin Utara
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 01:39

DIPANGKAS Anggaran Pariwisata Kalsel 2027, Komisi II Minta Efisiensi dan Inovasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 23:03

CARI SISA KORBAN, Basarnas Tunggu Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Diangkat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:47

KARHUTLA KOBAR: 6 Petugas Tumbang hingga Masuk RS

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:39

69 KORBAN Kapal Virgo Transport 8 yang Sudah Teridentifikasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:56

KORBAN KM Virgo Transport 8: Enam Jenazah Teridentifikasi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:38

GENERASI yang Tumbuh dalam Kabut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:22

PERKUAT SINERGITAS di HUT ke-81 TNI, Dilakukan Jajaran Polsek Banjarmasin Utara

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:50

6 SARANG Orang Utan Ditemukan di Kebun Karet

Berita Terbaru

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo (tengah) didampingi Wakil Ketua MK Saldi Isra (kiri) dan Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih (kanan) memimpin sidang pengucapan putusan 18 permohonan uji materiil undang-undang (UU) di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (16/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Hukum

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:54

Relawan karhutla di Kobar tumbang hingga harus dirawat di RS. (Foto: Istimewa)

Kalteng

KARHUTLA KOBAR: 6 Petugas Tumbang hingga Masuk RS

Selasa, 6 Okt 2026 - 22:47

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca