SuarIndonesia – Rombongan staf khusus Paman Birin H Noor Aidi, Taufik Arbain, Apriansyah, Samahuddin Muharram melakukan kunjungan ke Kecamatan Jejangkit dalam rangka meninjau lokasi rencana kawasan Jejangkit Baru, beberapa waktu lalu.
Pada peninjuan di hadapan para Kepala Desa Jejangkit dan staf desa, Camat Kecamatan Jejangkit, staf kecamatan, perwakilan dari Bapelitbangda Kabupaten Barito Kuala, Dinas PUPR Batola,di ruang pertemuan Desa Jejangkit Muara, Ketua Stafsus Gubernur Kalsel, H Noor Aidi mengatakan bahwa adanya rencana pengembangan kawasan Jejangkit Baru ini adalah gagasan untuk memberikan dampak pembangunan tidak sekadar di kawasan perkotaan, pinggiran tetapi juga pelosok pedesaan menjadi perhatian pemerintah.
”Kami melihat Jejangkit ini kawasan strategis yang menghubungkan jalur cepat pertemuan penduduk baik dari Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito dan Hulu Sungai khususnya Tapin. Maka dari itu diperlukan rintisan Trans Jejangkit yang tentu saja dilakukan per tahapan. Maka dari itu kesamaan pandangan dalam pembangunan untuk rencana ini sangat diperlukan”, ungkap mantan Bupati Tabalong ini.

Sementara itu Dr Taufik Arbain salah satu anggota stafsus mengatakan, gagasan ini mencoba menerjemahkan keinginan Paman Birin agar program HPS tidak sekadar berdampak pada aspek pertanian ektensifikasi dan intensifikasi, inspiratif bertani bagi penduduk, tetapi harus juga berdampak pada infrastruktur dan pengembangan kawasan baru.
Adanya rencana kawasan Jejangkit Baru setidaknya meminimalkan kepadatan permukiman di kawasan lama, perbaikan sanitasi lingkungan, diversifikasi usaha masyarakat, pengendalian kebanjiran dan kebakaran lahan termasuk ke depan menjadi inspirasi kawasan perkantoran tiap desa-desa yang masuk dalam jalur Trans Jejangkit Baru.
Secara teknis hanya mengeruk lahan saja, sehingga kami akan koordinasikan juga dengan kawan-kawan kabupaten berkaitan dengan RTRW. Ini kesempatan emas bagi warga Jejangkit agar menghibahkan lahannya yang terkena jalur tersebut, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan 60% dana desa yang menyokong simpul-simpul infrasrtuktur dengan trans Jejangkit Baru. Kita meyakini akan terjadi percepatan kemajuan, sehingga tidak lagi disebut Gang Buntu seperti tahun 1990-an ” ungkap dosen Fisip ULM ini.

Rencana kawasan Jejangkit Baru ini direncanakan berada di belakang permukiman lama sekitar 300 – 400 meter dengan jalur melintasi Desa Jejangkit Muara, Jejangkit Pasar, Jejangkit Barat, Jejangkit Timur hingga perbatasan Kabupaten Tapin dengan lebar jalan 4-6 meter dan lebar jalur sungai 3 meter.
Kunjungan lokasi tersebut disambut Camat Kecamatan Jejangkit dan para Pembakal.
Camat Jejangkit Drs H Mujiburrahman menyambut baik adanya rencana tersebut dalam pengembangan desa-desa di Kecamatan Jejangkit. Apalagi untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami merasakan dengan program HPS Kecamatan Jejangkit terdampak perbaikan infrastruktur sehingga saat ini saja menjadi lintasan jika ada Haul Guru Sekumpul ke arah Martapura. Semoga rencana ini bisa mengangkat Jejangkit maju seperti kecamatan lainnya,” ungkap Mujiburrahman.
Sedangkan Kepala Desa Jejangkit Timur Muhammad Muar menyambut baik rencana tersebut, sebab hal utama yang dialami kawasan desa tersebut adalah adanya kebanjiran dan kebakaran lahan, termasuk air sungai Sungai Jejangkit yang masam dan keruh.
“Kami bersama Kepala Desa lainnya akan mengajak warga kami mendukung rencana ini karena sangat berpengaruh pada perbaikan lahan pertanian, perkebunan dan perikanan warga kami,“ ungkap Kepala Desa yang mendapatkan Juara pada Lomba Kreatif Desa Bumdes berupa pembuatan pengolahan air bersih tahun 2018.
Sementara Drs Apriansyah salah satu staf khusus Gubernur mengharapkan partisipasi warga dalam rencana ini. Untuk itu diperlukan komunikasi dan sosialisasi dan koordinasi bersama pihak kecamatan kepada warga termasuk kepada instansi terkait di kabupaten.
“Jika tahapan sosialisasi dan koordinasi dianggap beres, maka kami akan segera membicarakan pada tahapan berikutnya bersama PUPR Provinsi Kalimantan Selatan dan dinas terkait dalam rangka Pembangunan Kawasan Jejangkit Baru ini,” kata Dosen Fisip ULM ini.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















