JEJANGKIT BARU Stafsus Gubernur Tinjau Pengembangan Perkampungan Jejangkit

- Penulis

Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Rombongan staf khusus Paman Birin H Noor Aidi, Taufik Arbain, Apriansyah, Samahuddin Muharram melakukan kunjungan ke Kecamatan Jejangkit dalam rangka meninjau lokasi rencana kawasan Jejangkit Baru, beberapa waktu lalu.

Pada peninjuan di hadapan para Kepala Desa Jejangkit dan staf desa, Camat Kecamatan Jejangkit, staf kecamatan, perwakilan dari Bapelitbangda Kabupaten Barito Kuala, Dinas PUPR Batola,di ruang pertemuan Desa Jejangkit Muara, Ketua Stafsus Gubernur Kalsel, H Noor Aidi mengatakan bahwa adanya rencana pengembangan kawasan Jejangkit Baru ini adalah gagasan untuk memberikan dampak pembangunan tidak sekadar di kawasan perkotaan, pinggiran tetapi juga pelosok pedesaan menjadi perhatian pemerintah.

”Kami melihat Jejangkit ini kawasan strategis yang menghubungkan jalur cepat pertemuan penduduk baik dari Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito dan Hulu Sungai khususnya Tapin. Maka dari itu diperlukan rintisan Trans Jejangkit yang tentu saja dilakukan per tahapan. Maka dari itu kesamaan pandangan dalam pembangunan untuk rencana ini sangat diperlukan”, ungkap mantan Bupati Tabalong ini.

Sementara itu Dr Taufik Arbain salah satu anggota stafsus mengatakan, gagasan ini mencoba menerjemahkan keinginan Paman Birin agar program HPS tidak sekadar berdampak pada aspek pertanian ektensifikasi dan intensifikasi, inspiratif bertani bagi penduduk, tetapi harus juga berdampak pada infrastruktur dan pengembangan kawasan baru.

Adanya rencana kawasan Jejangkit Baru setidaknya meminimalkan kepadatan permukiman di kawasan lama, perbaikan sanitasi lingkungan, diversifikasi usaha masyarakat, pengendalian kebanjiran dan kebakaran lahan termasuk ke depan menjadi inspirasi kawasan perkantoran tiap desa-desa yang masuk dalam jalur Trans Jejangkit Baru.

Secara teknis hanya mengeruk lahan saja, sehingga kami akan koordinasikan juga dengan kawan-kawan kabupaten berkaitan dengan RTRW. Ini kesempatan emas bagi warga Jejangkit agar menghibahkan lahannya yang terkena jalur tersebut, termasuk mengoptimalkan pemanfaatan 60% dana desa yang menyokong simpul-simpul infrasrtuktur dengan trans Jejangkit Baru. Kita meyakini akan terjadi percepatan kemajuan, sehingga tidak lagi disebut Gang Buntu seperti tahun 1990-an ” ungkap dosen Fisip ULM ini.

Baca Juga :   DEBAT "PAMUNGKAS" Paslon Pilgub Kalsel, Saling Kritik dan Senyuman Soal Pembangunan

Rencana kawasan Jejangkit Baru ini direncanakan berada di belakang permukiman lama sekitar 300 – 400 meter dengan jalur melintasi Desa Jejangkit Muara, Jejangkit Pasar, Jejangkit Barat, Jejangkit Timur hingga perbatasan Kabupaten Tapin dengan lebar jalan 4-6 meter dan lebar jalur sungai 3 meter.

Kunjungan lokasi tersebut disambut Camat Kecamatan Jejangkit dan para Pembakal.

Camat Jejangkit Drs H Mujiburrahman menyambut baik adanya rencana tersebut dalam pengembangan desa-desa di Kecamatan Jejangkit. Apalagi untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami merasakan dengan program HPS Kecamatan Jejangkit terdampak perbaikan infrastruktur sehingga saat ini saja menjadi lintasan jika ada Haul Guru Sekumpul ke arah Martapura. Semoga rencana ini bisa mengangkat Jejangkit maju seperti kecamatan lainnya,” ungkap Mujiburrahman.

Sedangkan Kepala Desa Jejangkit Timur Muhammad Muar menyambut baik rencana tersebut, sebab hal utama yang dialami kawasan desa tersebut adalah adanya kebanjiran dan kebakaran lahan, termasuk air sungai Sungai Jejangkit yang masam dan keruh.

“Kami bersama Kepala Desa lainnya akan mengajak warga kami mendukung rencana ini karena sangat berpengaruh pada perbaikan lahan pertanian, perkebunan dan perikanan warga kami,“ ungkap Kepala Desa yang mendapatkan Juara pada Lomba Kreatif Desa Bumdes berupa pembuatan pengolahan air bersih tahun 2018.

Sementara Drs Apriansyah salah satu staf khusus Gubernur mengharapkan partisipasi warga dalam rencana ini. Untuk itu diperlukan komunikasi dan sosialisasi dan koordinasi bersama pihak kecamatan kepada warga termasuk kepada instansi terkait di kabupaten.

“Jika tahapan sosialisasi dan koordinasi dianggap beres, maka kami akan segera membicarakan pada tahapan berikutnya bersama PUPR Provinsi Kalimantan Selatan dan dinas terkait dalam rangka Pembangunan Kawasan Jejangkit Baru ini,” kata Dosen Fisip ULM ini.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung
MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca