Suarindonesia – Saat berikan sambutan pada Haul ke 218 Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor, berjanji menyelesaikan pembangunan Masjid raya yang diberi nama ulama besar tersebut.
Pada kesempatan itu, ia menyebutkan pepatah “Sinarnya Banua telah membuat Banua bersinar,” yang ditafsirkan sebagaimana kehadiran ulama Banua yang cahaya ilmunya yang dipancarkan ke seluruh Banua.
“Bersyukurlah kita hidup di Banua, di mana di bumi ini pernah hadir ulama, sesuai di zaman beliau, beliau belajar ke Makkah, menuntut ilmu berpuluh tahun kemudian kembali ke Banua dan kitab beliau Sabilal Muhtadin menjadi rujukan, kemudian juga menjadi nama masjid kebanggaan Kalsel di Banjarmasin,” ujarnya.
Seiring dengan perpindahan ibu kota provinsi, dari Kota Banjarmasin ke Kota Banjarbaru menjadi momentum bagi pemerintah, untuk turut berpartisipasi dalam menggaungkan ulama Banua.
Yakni pembangunan masjid yang namanya berkaitan dengan Datu Kelampayan.
Ditargetkan pada tahun 2024, Pemprov Kalsel akan meresmikan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari yang terletak di kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel di Banjarbaru yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat.
“Insyaallah di tahun ini akan kita resmikan masjid raya di Banjarbaru, Pemerintah Provinsi Kalsel memiliki kewajiban maka nama masjidnya yakni Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari,” ujar Sahbirin Noor.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















