JAMINAN SEKOLAH Keselamatan Siswa di PTM Terbatas

- Penulis

Minggu, 6 Februari 2022 - 22:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Belum lama tadi, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk seluruh jenjang pendidikan di Kota Banjarmasin, yakni dengan memberi pembatasan untuk jumlah siswa yang ikut PTM hanya boleh 50 persen, membatasi jam mata pelajaran dalam sehari dan mengimbau siswa agar membawa bekal sendiri ke sekolah serta tidak saling pinjam alat tulis.

Izin pelaksanaan PTM Terbatas tersebut mendapat komentar dari Pengamat Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Reja Pahlevi.

Menurutnya, meski diberi pembatasan, pihak sekolah wajib menjamin keselamatan peserta didiknya selama mengikuti proses PTM di sekolah.

Bukan tanpa alasan, komentar tersebut terlontar lantaran sudah banyak sekolah di Banjarmasin yang menyetop aktivitas PTMnya akibat adanya siswa yang terpapar Covid-19.

Hingga berita ini ditulis, terpantau SMP Negeri 1, 2, 6 dan 19 Banjarmasin terpaksa menghentikan kegiatan PTMnya akibat adanya tujuan siswa yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Alhasil, semua SMP yang disebutkan diatas, terpaksa menghentikan sementara (PTM), dan menggantinya ke pola Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Lantas, apakah PTM di sekolah masih layak untuk dilanjutkan? Terlebih sekarang ini, kasus Covid-19 kembali menunjukkan tanda-tanda peningkatan.

Terkait hal itu, Reja menilai, bahwa adanya lonjakan kasus yang terjadi belakangan ini harus menjadi salah satu perhitungan agar pelaksanaan PTM perlu ditinjau kembali.

“Baik itu dari sisi pelaksanaannya selama ini. Lalu apakah prokes ketat di sekolah sudah betul-betul dilakukan. Atau hanya formalitas dan sebuah prasyarat saja,” ucapnya, saat dihubungi awak media belum lama tadi.

Baca Juga :   REALISASI Investasi di Kalsel Peringkat 17 Nasional

Ia mendukung, dengan langkah yang diambil sekolah tersebut untuk menghentikan sementara pelaksanaan PTM, sebagai bentuk upaya penularan lebih banyak lagi.

Namun, ia menekankan agar pihak sekolah yang tidak ditemukan kasus penularan dan tetap melaksanakan PTM. Dengan catatan sekolah harus berani menjamin keselamatan dan semua warga sekolah.

“Sekolah harus berani menjamin bahwa pelaksanaan PTM di sekolah harus benar-benar melaksanakan prokes ketat,” sambungnya.

Ia menyarankan, agar pihak sekolah harus melakukan langkah-langkah pencegahan kepada warga sekolah yabg ingin memasuki area sekolah saat pelaksanaan PTM.

Pertama mendeteksi siswa yang memang suhu badannya di atasnya rata-rata (kondisi demam). Maka siswa bersangkutan dilarang untuk masuk ke sekolah.

Kedua terkait prokes, dan menjamin physical distancing agar tidak menimbulkan kerumumanan selama berada di sekolah.

“Lalu, siswa harus segera diberikan vaksin,lm Namun yang jadi masalah ini orang tua (wali) masih banyak yg tidak mengizinkan anaknya untuk di vaksin,” tambahnya.

Lebih jauh, Reja menilai, selama ini evaluasi yg dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) masih kurang.

Semestinya, Disdik harus turun melihat secara langsung bagaimana pelaksanaan PTM di sekolah-sekolah.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg
DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku
ENCEK PEMBUNUH BIDAN di Banjarmasin akan Hadapi Penjara Seumur Hidup
ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 20:13

RUPIAH MENGUAT ke Rp17.012, Imbas Gencatan Senjata Dua Arah AS-Iran!

Rabu, 8 April 2026 - 19:58

BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Selasa, 7 April 2026 - 14:38

ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:40

KO ANDRE ‘The Doctor” Ditangkap Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat di hadapan 800 pejabat negara mulai dari menteri sampai dengan eselon I kementerian/lembaga saat Rapat Kerja Pemerintah di Halaman Tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026). (Antara/Genta T Mawangi)

Nasional

BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta

Rabu, 8 Apr 2026 - 19:58

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca