JALUR REMPAH, Banjarmasin Ditantang Menggalinya Lewat Peninggalan Budaya

- Penulis

Rabu, 13 November 2019 - 22:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Walikota Banjarmasin H Ibnub Sina ditantang Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Direktorat Jendral Kebudayaan, Kemendikbud RI, Najamuddin Ramly untuk melakukan penggalian budaya mengenai jalur rempah yang ada di Banjarmasin.

“Kalau Pemko Banjarmasin tidak bisa menemukan bukti fisik atas warisan budaya ini, maka yang dicari adalah bukti budayanya. Sebab akan sulit untuk mencari bukti konkrityang berumur ratusan tahun,” katanya.

Menurut Najamuddin Ramly, bukti budaya yang dimaksud yakni seperti tarian, bahasa, makanan, pakaian serta adat istiadat yang berkaitan dengan budaya bahari Kota Banjarmasin.

“Jadi cukup bukti budaya kalau belum bisa mencari bukti otentik atau bukti fisik dari warisan budaya,” pungkasnya.

Sejarawan Universitas Lambung Mangkurat, Mansyur S.Pd M.Hum menerangkan kota yang dikenal dengan sebutan seribu sungai dan kota dengan bandar dagang terbesar di era abad 17 dan 18 itu dahulunya segala aktivitas masuk dan keluarnya barang lokal maupun dari luar Pulau Kalimantan didatangkan menggunakan kapal.

“Kapal-kapal ini melewati jalur rempah di Banjarmasin, penjualan lada utamanya mendominasi di kota ini,” bebernya.

Sebut saja Pelabuhan Martapura Lama, salah satu titik tempat singgah kapal untuk melakukan bongkar muat barang di Banjarmasin kala itu.

Baca Juga :   KAPOLDA KALSEL yang Baru, Rosyanto Yudha Hermawan Berpengalaman Bidang Reserse

“Baru-baru ini Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan observasi di sekitar pelabuhan tersebut dan menemukan koin logam dengan logo VOC,” kata Ibnu Sina selaku Walikota Banjarmasin.

Pihaknya mengaku sudah menerjunkan tim agar melakukan penggalian informasi mengenai pelabuhan tersebut.

“Kita sudah melakukan kerjasama dengan tim cagar budaya untuk menggali bukti fisik dan informasi tentang pelabuhan lama ini,” ujarnya.

Penemuan bukti tersebut menandakan bahwa Kalimantan Selatan salah satunya Banjarmasin merupakan portal penting dalam distribusi rempah pada era kolonial, khususnya rempah jenis lada.

Selain itu ia menambahkan telah melakukan pencarian data dan informasi mengenai Tugu Perang Banjar yang hilang akibat peperangan pada tahun 1935, serta menggali informasi dan bukti kongkrit tentang Keraton Kesultanan Banjar yang pertama yang terletak di Muara Kuin, dan keraton kedua di Sungai Mesa. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca