JALUR AFIRMASI Lebih Banyak, PPDB SMK Dipertanyakan

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2020 - 22:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PODB) jenjang SMK disoroti seorang warganet.

Yang bersangkutan mempertanyakan jalur afirmasi lebih besar dari jalur reguler.

Jalur afirmasi penerimaan peserta didik baru (PPDD) diperuntukkan bagi calon siswa kurang mampu yang memilili kartu PKH, kartu Indonesia pintar, kartu Indonesia sehat, dan keterangan tidak mampu dari kelurahan atau desa,

Sedangkan jalur reguler untuk calon siswa umum.

Kabid Bina SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Syamsuri, Kamis (2/6/2020), mengakui hal tersebut.

Menurutnya sesuai ketentuan jalur afirmasi minimal 15 persen dari daya tampung, kemudian jalur perpindahan orang tua maksimal 5 persen.

“Bisa saja 20 persen atau lebih untuk jalur afirmasi, karena sesuai ketentuan jumlah minimal,” ujar Syamsuri.

Kendati demikian, menurut Syamsuri, alokasi sebelumnya 55 persen jalur afirmasi baru sebatas pendaftaran.

Baca Juga :   DISAMBUT APLAUS !, Andi Rudi - H Bahsanuddin Mampu Jawab Semua Pertanyaan Panelis

Pihaknya menjaring sebanyak-banyaknya pendaftar dari jalur afirmasi.

“Bisa saja di hari pertama pendaftar lebih banyak alokasi jalur afirmasi, di hari kedua bisa jadi reguler yang lebih banyak,” katanya.

Ia memastikan jalur afirmasi di hari pertama sengaja dibuka untuk melihat antusias pendaftar.

Setelah itu dievaluasi, jika mencapai 20 persen akan membuka jalur reguler.

“Di hari pertama memang kami sengaja mencari sebanyak-banyaknya, jika melebihi 20 persen baru kami fokuskan ke jalur reguler.

Pada saat akhirnya tetap jalur reguler yang lebih banyak menerima siswa,” tegasnya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya
DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
MEMBARA Rumah Hunian Sewa di Flamboyan Banjarmasin
DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama
GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!
MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta
HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”
DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 00:15

DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 15:58

KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 15:25

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Berita Terbaru

Kalsel

MEMBARA Rumah Hunian Sewa di Flamboyan Banjarmasin

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:06

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Headline

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca