INI ALASAN Tersangka Joki Vaksin Hingga Soal KTP Disita Istri

- Penulis

Kamis, 6 Januari 2022 - 16:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Gajali Rahman, sang joki vaksin ini merima tawaran lantaran himpitan ekonomi,

“Saya dibayar kisaran Rp 150 sampai Rp 200 ribu. Saya menerima tawarab ini Karena tidak ada uang dan tidak ada kerjaan,” ujar Gazali.

Selain keperluan ekonomi, Gajali menjelaskan bahwa ia ingin ikut vaksin tapi tidak mempunyai KTP.

“Pengen ikut vaksin tapi tidak punyai KTP karena di sita sang isteri supaya bisa bisa kawin lagi,” katanya.

Terungkapnya aksi joki ini sendiri berawal dari pelaku datang ke Puskesmas Terminal, Banjarmasin Timur untuk melaksanakan vaksin Covid-19 dosis kedua.

Saat tahap screening, pelaku ditanya oleh dokter dan tidak bisa menunjukan kartu vaksin dosis 1 dan menjawab ketinggalan.

Tak berapa lama, pelaku juga ditanya dokter untuk SMS notifikasi vaksin dan menjawab sudah terhapus.

Oleh sang dokter kembali menanyakan kartu identitas lainnya seperti SIM dan lainnya dan lagi dijawab tidak membawa.

Tak langsung percaya, dokter yang bertugas mengecek dalam aplikasi menemukan kalau pelaku salah menulis NIK di form pendaftaran, sehingga data tidak muncul.

Dokter pun meminta pelaku untuk pulang dulu mengambil KTP dan kartu vaksinasi dosis 1.

Pria tersebut lalu pulang dan kembali lagi sekitar 30 menit dan menunjukan kartu vaksinasi dosis 1 namun lewat HP saja.

Baca Juga :   PRESIDEN PRABOWO Terima Pengunduran Diri Sahbirin Noor sebagai Gubernur Kalsel

Tak percaya begitu saja, dokter meminta lagi pelaku menunjukan KTP namun hanya bisa menunjukan foto KTP yang ada di HPnya.

Merasa curiga, ia pun meminta pelaku untuk membuka masker, dan wajahnya dengan foto di KTP yang ada di HP sangat berbeda.

Pria tersebut berkilah kalau dirinya sedang mengalami turun berat badan sehingga foto tersebut berbeda dengan wajahnya.

Gerak gerik yang mencurigakan serta dilihat isi chat dalam HP pelaku ternyata isinya mengenai instruksi dari seseorang kepada pelaku mengenai proses vaksinasi dan penjelasan data apa saja saat pelaksanaan vaksin.

Saat dokter tanya mengenai chat, pelaku langsung panik dan merebut HP tersebut dan kabur keluar Puskesmas Terminal.

Namun pelarian pelaku bisa diamankan oleh Security Puskesmas Terminal.

Selanjutnya menghubungi Babinsa Sungai Lulut dan Babinsa Bhabinkamtibmas, saat dilaksanakan instrogasi awal terhadap pelaku dan memang mengakui sebagai joki vaksin dan mendapat imbalan sebesar Rp 200 ribu. (YI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:02

DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Kamis, 16 April 2026 - 22:51

TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan

Kamis, 16 April 2026 - 22:18

DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Berita Terbaru

Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz di tengah perang Iran vs AS-Israel. (REUTERS/Stringer)

Internasional

IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca