IMUNISASI Anak Nasional Baru Capai 31%, Banjarmasin Tambah Waktu Satu Bulan

SuarIndonesia – Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin selama satu bulan rupanya masih belum mencapai cakupan yang sudah ditargetkan.

Pasalnya, per tanggal 20 Juni 2022, cakupan BIAN Campak dan Rubella di Banjarmasin baru mencapai 31,18% dari 95% yang jadi target. Padahal program BIAN sendiri seharusnya berakhir pada 18 Juli kemarin.

Karena itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Muhammad Ramadhan mengaku sepakat untuk memperpanjang masa pelaksanaan BIAN di Banjarmasin, selama satu bulan kedepan.

“Tetap lanjut, perpanjangannya satu bulan hingga 18 Juli 2022. Sesuai hasil evaluasi pada FGD Kemenkes pada 15 Juni lalu,” ucapnya saat ditemui awak media di Balai Kota, Selasa (21/06/2022).

Ia menegaskan bahwa perpanjangan masa program BIAN ini dilakukan secara nasional dan menyeluruh kepada seluruh pemerintah daerah, termasuk Banjarmasin.

Ia menerangkan, kendala dalam pencapaian target imunisasi masih sama. Yakni, masih adanya keengganan dan keraguan dari masyarakat terhadap manfaat dari imunisasi.

Baca Juga :

BULAN IMUNISASI Anak di Banjarmasin Hanya 24,45 Persen, Tiga Hari Lagi Program Berakhir

“Padahal saat sosialisasi sudah disampaikan manfaat dari imunisasi, namun masih saja banyak ditemukan keraguan pada orangtua siswa,” ungkapnya.

Oleh sebab itulah, pihaknya berencana hari ini Rabu (22/06/2022) bakal melaksanakan rapat dengan pimpinan yakni Wali Kota Banjarmasin untuk menentukan langkah dan strategi untuk memaksimalkan pelaksanaan imunisasi di Kota Banjarmasin.

“Jadi besok akan kita bicarakan dengan pimpinan dan dinas terkait. Harapannya juga dari Disdik ada tambahan, misalnya membuatkan instruksi tambahan seperti untuk persyaratan naik kelas ada sertifikat imunisasi,” tuturnya.

“Kalau untuk SMP misalnya sertifikat vaksinasi Covid-19. Ya itu harapannya,” tambahnya.

“Semoga dengan strategi berikutnya pelaksanaan imunisasi dapat maksimal,” harapnya

Meski demikian, Ramadhan mengatakan bahwa keraguan dari masyarakat sebetulnya ntidak terlalu besar. Karena menurutnya masih ada hal lain yang belum dimaksimalkan.

“Kita belum menyentuh dibawah instansi lain,” imbuhnya.

Ramadhan menyebutkan, pertanggal 20 Juni capaian imunisasi baru diangka 31,18 persen. Dengan total 46.463 anak yang sudah diimunisasi. Jika melihat data sepekan lalu yakni 13 Juni. Capaian imunisasi baru diangka 24,45 persen, dengan total 36.444 anak.

“Berarti dalam sepekan terakhir penambahan diangka 6,73 persen dengan total 10.019 anak yang diimunisasi,” tandasnya. (SU)

 133 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

2 Comments

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!