SuarIndonesia — Murid SD, RVL (13) meninggal setelah terkena tembakan senapan angin jenis PCP di kawasan mess perkebunan Desa Tumbang Sepayang, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (19/9/2026). Korban yang diketahui masih duduk di kelas V terkena proyektil pada bagian bawah ketiak.
Nyawanya tak tertolong setelah sempat mendapat penanganan medis. Peristiwa nahas itu diduga terjadi saat seorang pekerja pemanen sawit berinisial SS mencoba senapan PCP milik tetangganya.
SS disebut sebelumnya mendapat informasi bahwa senjata tersebut dalam kondisi kosong. Berdasarkan informasi, SS sempat mencoba melepaskan tembakan ke udara sebanyak dua kali.
Karena tidak ada proyektil yang keluar, ia kemudian meyakini senapan tersebut memang tidak berisi. Namun, ketika dicoba untuk ketiga kalinya, senapan tersebut justru meletus.
Proyektil kemudian mengenai RVL yang saat itu berada di seberang SS. Korban langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan perusahaan untuk mendapatkan pertolongan. Namun, kondisi korban tidak tertolong dan kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Kotim AKBP I Kadek Dwi Yoga Sidhimantra melalui Plt Kasi Humas Polres Kotim Iptu Edi Walujo membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan SS telah diamankan setelah sempat meninggalkan lokasi kejadian.
“Pelaku berhasil diringkus Minggu dini hari pukul 03.00 WIB. Sekarang sudah ditangani,” kata Edi, dikutip SuarIndonesia dari detikKalimantan, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, setelah kejadian korban dibawa pihak perusahaan ke puskesmas terdekat. Setelah dinyatakan meninggal, jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk menjalani autopsi.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian,” pungkasnya. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















