14 JADWAL Penerbangan Terdampak Kabut Asap

- Penulis

Minggu, 20 September 2026 - 22:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi, Pesawat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, (Foto: Prokalteng)

Foto Ilustrasi, Pesawat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, (Foto: Prokalteng)

SuarIndonesia — Kabut asap karhutla kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (20/9/2026). Jarak pandang yang turun drastis membuat sejumlah penerbangan mengalami penundaan.

Sebanyak 14 pergerakan pesawat terdampak kondisi tersebut. Rinciannya, tujuh penerbangan kedatangan dan tujuh penerbangan keberangkatan.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, mengatakan gangguan penerbangan terjadi karena visibilitas berada di bawah batas yang dipersyaratkan untuk keselamatan penerbangan.

“Untuk hari ini, tercatat ada 14 rencana pergerakan pesawat, yaitu tujuh penerbangan kedatangan dan tujuh penerbangan keberangkatan,” kata Darmawan, mengutip detikKalimantan, Minggu (20/9/2026).

Berdasarkan pemantauan cuaca, jarak pandang yang sebelumnya masih mencapai 1.200 meter pada pukul 05.00 WIB kemudian merosot menjadi hanya 600 meter sekitar pukul 10.30 hingga 11.00 WIB.

“Kondisi tersebut membuat aktivitas pendaratan maupun lepas landas belum dapat dilakukan. Hingga menjelang siang, belum ada pesawat yang dapat mendarat di Bandara Tjilik Riwut,” katanya.

Dua pesawat bahkan harus menunggu kondisi membaik, yakni Super Air Jet IU 674 dari Surabaya dan Wings Air IW 1369 dari Balikpapan. Keduanya berstatus standby sambil menunggu jarak pandang kembali memenuhi persyaratan keselamatan.

“Dampaknya juga merembet ke penerbangan keberangkatan. Super Air Jet IU 395 tujuan Semarang yang membawa 109 penumpang serta Wings Air IW 1368 tujuan Balikpapan dengan 18 penumpang mengalami penundaan,” ujarnya.

Baca Juga :   3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Meski aktivitas penerbangan terganggu, Darmawan menegaskan Bandara Tjilik Riwut tidak ditutup. Seluruh fasilitas bandara tetap beroperasi dan siap digunakan, sementara keputusan penerbangan disesuaikan dengan kondisi cuaca dan visibilitas terkini.

“Secara prinsip, bandara tidak pernah ditutup dan tetap beroperasi secara normal. Kendala utama saat ini murni karena keterbatasan jarak pandang akibat kabut asap,” ujarnya.

Pengelola bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan pihak terkait untuk menentukan operasional penerbangan berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan utama sebelum pesawat diizinkan melakukan pendaratan maupun keberangkatan.

“Kami dari pengelola bandara terus mengingatkan para pilot agar mengutamakan keselamatan,” kata Darmawan.

Calon penumpang juga diminta aktif memantau perkembangan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun aplikasi perjalanan. Pasalnya, perubahan ketebalan kabut asap dapat terjadi sewaktu-waktu dan berpotensi menyebabkan penundaan tambahan.

“Penyesuaian terhadap operasional penerbangan dilakukan berdasarkan kondisi aktual dan ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan
RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar
SATU KRU Helikopter “Water Bombing” Jatuh di Sungai Barito Ditemukan Meninggal, Dua Luka-luka
TIM PENYELAM Evakuasi Satu Jenazah Kru Helikopter Mi-17, Langsung Diterbangkan ke Jakarta
RATUSAN EKOR BURUNG tanpa Dokumen Gagal Dikirim
SATU KRU HELI Mi-17 Masih dalam Pencarian
KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T
LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Berita Terkait

Senin, 9 November 2026 - 01:07

HAJI ISAM Masuk Bayan Resources, Kuasai 30,25 Persen Saham

Minggu, 8 November 2026 - 22:53

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera v RANS Nusantara 1-1

Minggu, 8 November 2026 - 22:38

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 November 2026 - 22:25

RATUSAN WARGA KALTENG Diduga Tertipu Arisan, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

Minggu, 8 November 2026 - 19:56

BNPB: PENANGANAN KARHUTLA Berlanjut dengan Perketat Aspek Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 - 19:47

KECELAKAAN HELI DI SUNGAI BARITO: Satu Kru Heli Puma H-225 dalam Pencarian

Minggu, 8 November 2026 - 19:20

GAZA: BANJIR RENDAM 70.000 Tenda, Pengungsi tak Bisa Berlindung

Minggu, 8 November 2026 - 16:07

HELIKOPTER Super Puma “Water Bombing” Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel

Berita Terbaru

Orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Kalteng

NYARU MENTENG Pusat Konservasi Orang Utan

Minggu, 8 Nov 2026 - 22:38