SuarIndonesia – Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengikuti kegiatan talkshow di salah satu stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Banjarmasin, kegiatan tersebut mengambil tema refleksi 5 tahun kepemimpinan Ibnu Sina-Hermansyah memimpin kota Banjarmasin periode 2016-2021.
Dalam kesempatan talkshow tersebut, H Ibnu Sina menceritakan perjalanannya dalam memimpin Kota Banjarmasin sejak 17 Februari 2016 silam terkait pembenahan sungai tanpa penggusuran melainkan untuk sebuah penataan kota.
“Kami akan terus berkonsentrasi menata sungai. Saat ini ada satgas Normalisasi Sungai yang terus bekerja untuk melakukan pengelolaan sungai. Normalisasi sungai itu merupakan suatu keharusan, aliran sungai mesti mengalir dengan baik lagi,” kata H Ibnu Sina.
Dia membeberkan di tahun 2016 ada 102 buah sungai di Banjarmasin. Kemudian setelah dilakukan pendataan ulang di tahun 2017 alhasil banyak ditemukanya anak-anak sungai yang baru.

Selanjutnya, H Ibnu Sina melihat peta sungai yang ada di Kota Banjarmasin yang ternyata dalam peta ada sungai tetapi faktanya tidak ada sungainya.
“Hampir 7 buah sungai yang dulunya tidak ada sekarang menjadi ada dan dihidupkan kembali, di anataranya Sungai Tempurung di kawasan Banua Anyar,” ungkapnya.
“Sungai Tempurung itu ada di peta, tetapi tidak ada di faktanya di lapangan,” tambahnya.
H ibnu Sina melanjutkan, ada lagi Sungai Guring merupakan salah satu sungai yang ditemukan oleh Pemko Banjarmasin. Sungai guring tersebut terangkat kembali ketika banjir datang karena Sungai Guring tersebut sangat vital untuk pembuangan air di kilometer 2, 3 dan 4.
Oleh karna itu, banyak fungsi-fungsi sungai yang sempat dipulihkan oleh Pemko Banjarmasin dan menjadi prioritas di 2021 ini untuk normalisasi sungai dan saluran drainase.
“Sungai itu bukan lagi sebagai beranda belakang tetapi sungai adalah beranda depan kota, beranda bagi semua kota,” tegasnya.
Dia mengungkapkan keungugulan Kota Banjarmasin tersebut adalah pada sungainya, maka dari itu disebutlah dengan Kota Seribu Sungai. “Dan rata-rata kota indah se Indonesia dibelah oleh sungainya, maka Kota Banjarmasin mempunyai potensi ini,” terangnya.
“Saya yakin dan percaya bahwa suatu saat mimpi Banjarmasin Kota sungai terindah itu bisa terwujud. Dan jadikan sungai itu menjadi beranda depan,” pesannya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















