SuarIndonesia – Tragis berlatarbelakang hubungan sejenis, Alya alias Hariadi (32) salah satu waria ini dihabusi, dan kedua pelaku mengaku semua lantaran cemburu.
Kasusnya dibongkar Kepolisian Polres Tapin, yang diback-up Tim Dit Reskrimum Polda Kalsel.
Sekaligus mengungkap motif pembunuhan yang terhadi di Desa Antasari, Kabupaten Tapin,
Pelaku berinisial AP (21 dan AM (17), mengaku nekat membunur lantaran i cemburu, dan ini dilatari hubungan sejenis antara pelaku dengan korban.
Dimana awal adanya penemuan jasad Alya dan dari hasil autopsi, memang akibat dibunuh
“Pelaku AM berpacaran dengan korban Ayla. Motifnya dikarenakan cemburu,” kata g Kapolres Tapin AKBP Ernesto Saiser dalam jumpa pers, Senin (27/3/2023).
Disebut, korban cemburu, karena menduga AM berselingkuh dengan waria lain hingga sempat terlibat cekcok.
Di depan SDN 1 Antasari Hilir tidak jauh dari lokasi jasad korban ditemukan.
Dijelaskan, ketika cekcok korban lebih dulu menampar sang pacar AM dengan emosinya dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol pada Kamis (16/3/2023) dinihari.
Semuaitu diketahui korban adanya di handphone milik pelaku AM soal hubungan dengan waria lain.
Tak terima atas pukulan korban itulah, lantas AM memanggil temannya AP hingga membalas melakukan penganiayaan.
“Korban dipukul AM dengan batang bambu di bagian kiri kepala.
Kemudian, keduanya membopong tubuh Alya ke rerumputan tak jauh dari lokasi awal cekcok.
Sepeda motor korban juga di parkirkan posisi mayat Alya telentang,” tambah Kapolres, kepada wartawan.
Alya dicari karena dinyatakan hilang, sebelum akhirnya ditemukan warga karena mencium aroma tak sedap, pada Selasa (21/3/2023). (*/ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















