Hasil Penyisiran Polhut Temukan Apkiran Kayu Ilegal

- Penulis

Rabu, 19 Juni 2019 - 01:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Hasil penyisiran Polisi Hutan (Polhut) KPH Pulau Laut Sebuku (PLS) dan TKPH yang melakukan patroli rutin, sejak Kamis (13/6) lalu, temukan apkiran kayu ilegal.

Petugas melakukan penyisiran di kawasan Desa Salino, Sungai Pasir, dan Semisir, Kecamatan Pulau Laut Tengah.

Diketahui, kawasan itu cukup rawan illegal logging atau pembalakan liar
Beberapa titik rawan yang menjadi tempat penampungan atau penumpukan kayu diperiksa petugas, namun tak ditemukan adanya aktivitas.

Petugas hanya menemukan kayu apkiran atau kayu cacat hasil tebangan di hutan.

Adanya kayu apkiran itu membuktikan pembalakan liar masih terjadi. Hal ini juga diakui Kasi Perlindungan Hutan KPH PLS, Irianto.

Menurutnya, kegiatan peredaran kayu ilegal, meskipun pihaknya tak menemukan aktivitas tersebut. Irianto menegaskan, pihaknya akan terus melaksanalan patroli guna menertibkan pembalakan liar.

“Kegiatan ini bertujuan melindungi hak-hak negara atas hutan dan hasil hutan dari kegiatan ilegal, yang tidak saja merugikan negara, namun juga dapat merusak lingkungan,” katanya.

Baca Juga :   KETUA DPRD Kalsel Komitmen Dukung Program Asta Cita Presiden RI

Diketahui, Dinas Kehutanan Kalsel di bawah kepemimpinan Hanif Faisol Nurofiq sedang gencar membangun lestari.

Penataan hutan Kalsel sedang dilaksanakan saat melalui penanaman dan rehabilitasi.

Pembalakan liar, salah satu jenis kegiatan yang tidak diperkenankan, sebab bisa merupakan tatanan hutan yang ada.

Penataan hutan Kalsel selain penanganan lahan kirits, juga melalui penanaman yang masuk program revolusi hijau.

Lahan kritis di Kalsel masih berada di angka 511 hektare. Melalui program revolusi hijau terjadi penurunan dari sebelumnya di angka 614 ribu hektare. Tahun 2019, kembali ditargetkan penanaman seluas 32-35 ribu hektare.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh L;engah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh L;engah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:56

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!

Senin, 13 April 2026 - 23:02

14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi

Senin, 13 April 2026 - 16:40

JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar

Senin, 13 April 2026 - 15:55

JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Senin, 13 April 2026 - 12:52

SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Berita Terbaru

H Muhidin, Gubernur Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:16


Pesut mati terbelah akibat pukat kurau di Tana Tidung, Kaltara. (dok Dinas Perikanan Pemkab KTT)

Kaltara

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:10

Foto ilustrasi Selat Hormuz. (Anadolu)

Internasional

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 23:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca