HAMPIR 4.000 Kasus Covid-19 di Banjarmasin, Pelaku Perjalanan Jadi Penyumbang Terbesar

- Penulis

Minggu, 27 Desember 2020 - 21:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Penambahan jumlah Covid-19 yang terjadi belakangan di Kota Banjarmasin ternyata disumbang oleh pelaku perjalanan yang kian hari makin banyak terjadi selama libur panjang ini.

Bahkan berdasarkan jumlah kasus Covid-9 di Kota Banjarmasin per Sabtu 26 Desember 2020 pukul 16.00 WITA. Kasus positif bertambah sebanyak 6 kasus menjadi 3983 kasus.

Jumlah tersebut dengan perincian kasus aktif 186, sembuh 3.620, meninggal 177 dan luar wilayah 72

Saat ini pasien suspek yang sedang dalam perawatan sebanyak 116 dan kontak erat berjumlah 4.931.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa semakin hari angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarmasin kian memprihatinkan.

Padahal berbagai kebijakan telah ditempuh oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin, untuk menanggulangi penularannya.

Mulai dari kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pembatasan Sosial Berskala Kecil (PSBK), hingga penegakan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 68 Tahun 2020 tentang penegakan hukum protokol kesehatan di masa pandemi.

Bahkan yang terbaru, Pemko Banjarmasin mengeluarkan pembatasan aktivitas warga selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang dikeluarkan sebagai antisipasi penularan Covid-19 gelombang kedua.

Namun nyatanya, angka warga Banjarmasin yang terkonfirmasi positif terus bertambah.

Terkait hal itu, saat dikonfirmasi, Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengakui, adanya peningkatan kasus dalam beberapa waktu terakhir ini, yang disumbang oleh pelaku perjalanan.

Baca Juga :   WAMENDAGRI Ungkap Alasan 27 November Jadi Libur Nasional

Kemudian mereka yang terkonfirmasi positif, rata-rata memiliki gejala pada umumnya.

“91 persen tidak bergejala,” ungkapnya, ketika dikonfirmasi beberapa hari yang lalu, Jumat (25/12/2020) sore.

Saat ditanya apakah muncul klaster baru dari jumlah mereka yang terpapar, pria dengan sapaan Machli mengatakan saat ini belum ada klaster terbaru.

“Bukan klaster. Tapi penyumbang,” tegasnya.

Karenanya, Machli pun hanya bisa mengimbau, agar orang tidak melakukan perjalanan keluar daerah, karena kebanyakan daerah yang dikunjungi berstatus zona merah.

“Peningkatan tajam dalam satu minggu terakhir ini adalah penyumbang terbesarnya dari pelaku perjalanan,” tukasnya.

Sebelumnya, salah seorang anggota dari Tim Pakar COVID-19 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin, pada 13 Desember lalu sudah memprediksi bakal adanya kenaikan jumlah kasus Covid-19 di Kalimantan Selatan, khususnya Kota Banjarmasin.

Ia juga mengkritisi pernyataan Pemerintah bahwa terjadinya lonjakan kasus hanya karena penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat yang semakin longgar.

Melainkan menurutnya, hal itu terjadi sejak pemerintah semakin melonggarkan kegiatan ekonomi dan aktivitas masyarakat.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1
UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong
KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.
EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal
KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi
OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya
RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin
KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:54

UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Berita Terbaru

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51

Peresmian Digital Election Simulation Lab (DESLab) di Command Center Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kemendagri)

Nasional

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca