GENCARKAN Edukasi Manfaat Keuangan Syariah di Kalsel, Pinta OJK kepada Pengurus MES

- Penulis

Selasa, 14 Desember 2021 - 00:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan meminta kepada Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) wilayah Kalimantan Selatan untuk menggencarkan edukasi manfaat produk keuangan syariah kepada masyarakat Banua.

Kepala OJK Regional 9 Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim mengatakan OJK saat ini memang sedang fokus melakukan pengembangan ekonomi dan perbankan syariah.

Untuk itu pihaknya pun menggandeng pengurus MES Kalsel untuk mensosialisasikan manfaat keuangan syariah kepada masyarakat.

“Jadi kerjasama OJK dengan MES nanti akan lebih banyak memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemberdayaan ekonomi syariah, serta membuka peluang perekonomian syariah dari berbagai aspek” kata Riza usai pelantikan Pengurus MES Wilayah Kalimantan Selatan 1443-1446 H, Banjarmasin, Senin (13/12/2021).

Riza menilai, keberadaan MES di Kalimantan Selatan sangat tepat, mengingat mayoritas penduduk di Kalsel sendiri beragama Islam, sehingga penggunaan produk keuangan syariah ke depannya diperkirakan akan meningkat.

“Kondisi masyarakat kita mayoritas adalah muslim, sehingga penggunaan produk keuangan syariah kedepan akan meningkat, seiring dengan kondisi ekonomi saat ini. Kita juga lihat tren penggunaan produk keuangan syariah di Indonesia yang saat ini juga mengalami peningkatan,” tutur Riza.

Lebih jauh Riza meyakini masyarakat Kalimantan Selatant tanpa dikhususkan dengan kebijakan pemerintah pun akan mengikuti produk perekonomian syariah.

“Karena industri kita juga multi, jadi saya rasa dengan pengembangan perekonomi syariah juga sudah cukup. Kita yakin masyarakat di Kalsel tanpa dikhususkan pun juga akan mengikuti produk perekonomian syariah termasuk industri halalnya” tegasnya.

Baca Juga :

JANGAN TERPERANGKAP! Pinjol Ilegal, Ingat OJK

Sementara itu, Ketua Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kalsel, Mairijani menjelaskan saat ini masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan sosialisasi literasi terkait keuangan syariah, sehingga tidak sedikit dari mereka yang mungkin saja terjebak dengan penawaran dari pinjaman online ilegal.

Baca Juga :   BURONAN PERAMPOK Bersajam Kapak di Sebuah Ruko Banjarmasin Diringkus

“Oleh Karena itu ke depan kami (MES Kalsel) akan bekerjasama dengan OJK dan BI untuk bisa memberikan sosialisasi literasi keuangan syariah kepada masyarakat” ucap Mairijani.

Dia juga menuturkan tidak menutup kemungkinan jika ke depan, MES Kalsel dibantu dukungan oleh OJK, BI dan stakeholder lainnya akan menghadirkan sarana pinjaman berbasis syariah.

Apalagi selama ini, lanjut Mairijani, masih banyak masyarakat muslim yang belum mendapatkan perhatian dari sisi ekonominya. Oleh karena itu, melalui upaya pinjaman berbasis syariah ini nantinya diharapkan perekonomian mereka bisa terangkat.

“Kami bersama-sama dengan beberapa stakeholder khususnya perbankan yang mempunyai dana CSR akan mencoba menghadirkan sarana pinjaman berbasis syariah dengan harapan bisa membangkitkan perekonomian umat (masyarakat muslim)” imbuhnya.

Di waktu yang sama, Asisten Bidang Administrasi Umum, Adi Santoso mewakili Gubernur Kalsel berharap melalui momentum pelantikan Pengurus MES Kalsel ini mampu meningkatkan potensi dan peran ekonomi syariah sebagai pembangunan ekonomi daerah.

“Di tengah kondisi masyarakat Kalsel yang dikenal religius, potensi ekonomi syariah sangatlah menjanjikan. Apalagi saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya menggali potensi atau sumber perekonomian baru yang berbasis ekonomi kerakyatan. Semoga perkembangan ekonomi syariah yang saat ini sedang pesat bisa menjadi solusi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kalsel saat ini,” demikian Assisten II Pemprov Kalsel.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERDUGA KAWANAN PREMAN di SPBU Resahkan Sopir Truk, Digiring Polisi
PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin
IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi
KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:04

BURONAN Penggelapan Dua Mobil Ekspedisi Dibekuk “Macan” Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca