GAGAL Timnas U-18 Dihadang Malaysia ke Final Piala AFF

- Penulis

Sabtu, 17 Agustus 2019 - 22:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia U-18 gagal ke final usai kalah dari Malaysia. (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)

Suarindonesia – Timnas Indonesia U-18 gagal ke final Piala AFF U-18 2019 setelah kalah 3-4 dari Malaysia di babak semifinal di Stadion Go Dau, Sabtu (17/8).

Timnas Indonesia bermain imbang 1-1 dengan Malaysia di babak pertama. Sempat dikejutkan lewat gol Aiman Afif di menit ke-19, Garuda Nusantara bisa menyamakan kedudukan di menit ke-45 lewat sepakan Beckham Putra yang memanfaatkan umpan Fathur Rachman.

Di menit ke-49 bek kanan Bagus Kaffa melepaskan tendangan spekulasi yang hanya melayang tipis di atas mistar gawang Nazrel Azman.

Untuk kedua kalinya Timnas Indonesia U-18 dikejutkan dengan gol Malaysia. Kali ini giliran Luqman Hakim lewat tendangan kerasnya yang terarah ke sisi kiri gawang Timnas Indonesia sehingga tidak bisa dijangkau kiper Ernando.

Tim asuhan Fakhri Husaini sempat lengah usai tertinggal 1-2. Di menit ke-57 Azam Azmi melakukan percobaan lewat tendangan kaki kanan yang masih bisa ditepis Ernando.

Buruknya kondisi lapangan dimanfaatkan Malaysia dengan banyak melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Salah satunya lewat Mukhairi Ajmal yang tendangannya masih bisa ditangkap kiper Timnas Indonesia.

Spekulasi dilakukan Fajar Fathur Rachman di menit ke-63. Tendangan Fajar yang mengarah ke mistar gawang bisa ditepis kiper Nazrel.

Timnas Indonesia U-18 kesulitan menembus pertahanan Malaysia di pertengahan babak kedua. Peluang bagi Garuda Nusantara kembali muncul di menit ke-79 lewat tendangan bebas Sutan Zico yang masih bisa ditepis kiper Nazrel.

Gol penyeimbang Timnas Indonesia lahir dari kaki Fajar Fathur Rochman di menit ke-81. Usai menerima umpan terobosan dari lini tengah, dengan tenang Fajar memasukkan bola ke dalam gawang setelah berhadapan satu lawan satu dengan kiper Malaysia.

Tendangan di menit ke-82 membuat Stadion Go Dau bergemuruh setelah Salman Alfarid membobol gawang Malaysia membawa Timnas Indonesia U-18 unggul 3-2.

Baca Juga :   KPK Kantongi 152 Bukti Tetapkan Tersangka Sahbirin Noor

Di saat Timnas Indonesia unggul, drama dalam pertandingan ini terjadi. Lini belakang Timnas Indonesia melakukan kesalahan setelah melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Haiqal Adam yang jadi eksekutor menuntaskan tugasnya dengan baik di menit ke-84 setelah tendangannya ke sisi kiri mengecoh kiper Ernando. Hasil imbang 3-3 dalam waktu normal membuat pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

Di babak tambahan lini belakang Timnas Indonesia kembali lengah. Alfeandra Dewangga dan kawan-kawan tidak melihat pergerakan Haiqal Adam dari belakang saat Mukhairi Ajmal melepaskan tendangan bebas.

Dengan mudah dan tanpa pengawalan pemain lawan, Adam menyundul bola masuk ke gawang Ernando di menit ke-100 ketika menyambut tendangan bebas Ajmal.

Bagus Kahfi memberikan ancaman kepada Malaysia di babak tambahan kedua, tepatnya di menit ke-107. Tetapi tendangan kaki kanan Bagus belum tepat sasaran.

Gelandang Brylian Aldama membuang peluang bagi Timnas Indonesia menyamakan kedudukan di menit ke-114.

Brylian sukses menggiring bola hingga depan kotak penalti Malaysia. Namun, Brylian lebih memaksakan diri melepaskan tendangan kaki kiri meskipun posisinya tidak ideal.

Timnas Indonesia U-18 masih gagal menyamakan kedudukan setelah tendangan Sutan Zico di menit ke-116 membentur tiang kanan. Tanpa ada tambahan gol di sisa laga, Timnas Indonesia U-18 kalah 3-4 dari Malaysia dan gagal melaju ke babak final Piala AFF U-18 2019.

Susunan pemain:

Timnas Indonesia: Ernando Ari; Bagas Kaffa, David Bayu M. Fiqri, M Salman Alfarid, Aleandra Dewangga; David Maulana, Brylian Aldama; M Fajar Fathur Rachman, Beckham Putra Nugraha, Bagus Kahfi, M Supriadi.

Malaysia: Nazrel Sikh Azman; Firdaus Ramli, Aidil Azuan, Azian Syah Mohd Yusof; Haiqal Adam Afkar, Azam Azmi Murad, Mukhairi Ajmal Mahadi, Fakrul Iman Naszari, Aiman Afif Afizul; Luqman Hakim Shamsudin, Nasip Mohammad Zain.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi
KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital
ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI
KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji
UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong
JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji
PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri
REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:42

KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:54

UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:32

EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Berita Terbaru

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca