SuarIndonesia– Tanaman kopi, satu di antara 3 fokus yang akan dikembangkan pada sektor perkebunan Kalsel tahun 2022. Dua lainya pengembangan kepala sawit dan karet.
Pada pembangunan kelapa sawit tiga program masih akan dilanjutkan, yaitu program peremajaan sawit rakyat yang pada tahun 2022 akan dilaksanakan di daerah penghasil sawit Kalsel yaitu Batola, Tanah Laut, Kotabaru, Tanah Bumbu dan Banjar.
“Program di bidang kelapa sawit ini tak menggunakan dana APBD melainkan dibiayai melalui BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) yang berada di bawah Kementerian Keuangan,” jelas Kadisbunnak Kalsel Drh Hj Suparmi didampingi Kabag Komunikasi Pimpinan Biro Adpim Kalsel Widi Gunawan, dalam sosialisasi kegiatan perkebunan dan peternakan Kalsel tahun 2022 di hadapan insan media, Kamis (30/12/2021) di Kantor Disbunnak Kalsel Banjarbaru.

Sementara pada sektor perkebunan karet juga akan diteruskan program peremajaan karet rakyat melalui APBD Kalsel 2022.
“Kita juga melanjutkan program ekstensifikasi dan diversifikasi perkebunan karet pada tahun 2022 nanti,” jelas Suparmi.
Pada sisi lain tanaman kopi merupakan target baru pengembangan perkebunan di Kalsel. “Rencananya ada dua jenis kopi yang akan kita kembangkan yaitu jenis Liberika dan Robusta,” kata Suparmi.
Kopi liberika akan dikembangkan pada lahan kering daerah Kabupaten Banjar dan beberapa daerah lainnya, sementara jenis kopi robusta dikembangkan di wilayah lahan basah seperti Batola.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















