FESTIVAL Pesona 2025 Wujudkan Tulang Punggung Ekonomi Hijau

- Penulis

Kamis, 21 Agustus 2025 - 22:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Sulaiman Umar Shiddiq (tengah) saat mengunjungi stan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) usai pembukaan kegiatan Festival Perhutanan Sosial Nasional (Pesona) 2025 Kemenhut di Jakarta, Kamis (21/8/2025). (ANTARA/HO-Dishut Kalsel)

Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Sulaiman Umar Shiddiq (tengah) saat mengunjungi stan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) usai pembukaan kegiatan Festival Perhutanan Sosial Nasional (Pesona) 2025 Kemenhut di Jakarta, Kamis (21/8/2025). (ANTARA/HO-Dishut Kalsel)

SuarIndonesia — Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan Festival Perhutanan Sosial Nasional (Pesona) 2025 Kementerian Kehutanan di Jakarta yang berlangsung pada 20-22 Agustus 2025, mewujudkan perhutanan sosial sebagai tulang punggung ekonomi hijau berkelanjutan di Indonesia.

“Dishut Kalsel dalam Festival Pesona 2025 juga berkomitmen mendukung perhutanan sosial sebagai tulang punggung ekonomi hijau. Kami berharap melalui ajang ini, semakin banyak produk lokal kehutanan yang dikenal,” kata Kepala Bidang Planologi dan Pengelolaan Hutan Dishut Kalsel Beni Raharjo dalam keterangannya di Banjarmasin, Kamis (21/8/2025).

Ia menuturkan bahwa perhutanan sosial memberi banyak manfaat bagi masyarakat, sekaligus menjadi motivasi bersama untuk terus menjaga kelestarian hutan.

Dishut Kalsel menilai Festival Pesona 2025 Kemenhut tersebut, menjadi simbol sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, sekaligus cerminan bangkitnya ekonomi hijau berbasis masyarakat.

“Produk lokal bukan sekadar dagangan, tapi cerita, identitas, dan kekuatan daerah dalam menjaga serta memberdayakan hutan,” tutur Beni.

Pada kesempatan itu, Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Sulaiman Umar Shiddiq mengapresiasi program perhutanan sosial yang terus berlanjut di daerah.

Wamenhut menyebut akses kelola perhutanan sosial hingga kini telah mencapai 8,3 juta hektare, meliputi 11.065 surat keputusan (SK) dengan penerima manfaat sebanyak 1,42 juta kepala keluarga di seluruh Indonesia.

Menurut dia, capaian tersebut telah sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong perhutanan sosial sebagai kebijakan strategis yang bukan sekadar membuka akses kelola hutan secara legal, melainkan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi pengangguran dan menurunkan kemiskinan.

Baca Juga :   KOBARAN API, Sebuah Bangunan Gedung Futsal Nyaris Membara

“Hal ini membuktikan masyarakat di sekitar hutan bukan lagi dipandang sebagai objek, melainkan subjek utama dalam pengelolaan hutan. Masyarakat bukan hanya sebagai penjaga hutan, melainkan juga pelaku ekonomi hijau yang mampu memanfaatkan potensi hutan secara lestari,” kata Wamenhut, dilansir dari ANTARANews.

Setelah membuka acara Festival Pesona 2025, Wamenhut menyempatkan berkunjung ke stan Dinshut Kalsel yang menampilkan produk unggulan kehutanan, mulai dari kopi khas hingga inovasi hasil hutan bukan kayu (HHBK), semua dipamerkan dengan penuh kebanggaan.

Wamenhut juga sempat berdiskusi dengan Tim Dishut Kalsel membahas tentang upaya memperkuat perhutanan sosial, dan bagaimana hasil hutan bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA di Sungai Biuku, Bhabinkamtibmas Sungai Andai Turun Bantu Relawan
AKSI BEM “Kalsel Lumpuh Jilid II”, Dihadapi DPRD dan Ajak Turun Bersama Tangani Karhutla
INOVASI Atasi Karhutla, Polda Kalsel Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik dan Kolam Bioflok
GOSONG Sisi Jalan Arah Bandara, Gubernur Pimpin Pembasahan
DICEK Gubernur Muhidin Ketersediaan Air di Embung Jomowi
MK Tetapkan Minimal Tiga Indikator Status Bencana Nasional
JUMAT PAGI, Kualitas Udara Banjarbaru Kategori Berbahaya
TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca