116 TON Biomassa asal Australia Disertifikasi Karantina Kalsel

- Penulis

Senin, 18 Mei 2026 - 21:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Karantina Kalsel saat memeriksa biomassa asal Asutralia saat tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Foto: Karantina Kalsel)

Petugas Karantina Kalsel saat memeriksa biomassa asal Asutralia saat tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Foto: Karantina Kalsel)

SuarIndonesia — Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mensertifikasi sebanyak 116 ton biomassa asal Australia bebas hama dan organisme pengganggu tumbuhan karantina setelah melalui pemeriksaan ketat sesuai prosedur biosekuriti impor.

Kepala Karantina Kalsel Erwin AM Dabukke di Banjarmasin, Senin (18/5/2026), mengatakan pemeriksaan biomassa dilakukan menyeluruh melalui verifikasi dokumen, pemeriksaan fisik, hingga pengambilan sampel sesuai prosedur biosekuriti karantina untuk mendukung pemanfaatan energi ramah lingkungan serta menjaga keamanan hayati nasional.

“Pengawasan terhadap komoditas impor menjadi bagian penting untuk memastikan setiap media pembawa yang masuk ke Indonesia memenuhi ketentuan karantina serta tidak membawa ancaman hama maupun penyakit dari negara asal,” ujar Erwin dilansir dari AntaraKalsel.

Dia menyebut seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan sesuai standar operasional guna menjamin keamanan komoditas sebelum dimanfaatkan pelaku usaha maupun diedarkan lebih lanjut untuk mendukung kebutuhan energi dan industri nasional.

“Biomassa merupakan bahan organik yang berasal dari tumbuhan, limbah pertanian, serpihan kayu, serbuk kayu, pelet kayu, hingga residu hasil perkebunan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan pengganti bahan bakar fosil,” katanya.

Baca Juga :   BANK KALSEL Buka Kantor Kas di MPP Tanah Bumbu, Perluas Akses Layanan Masyarakat

Ia menuturkan pemanfaatan biomassa di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat seiring upaya pemerintah mendorong transisi energi nasional melalui penggunaan bahan bakar rendah emisi pada sektor pembangkit listrik dan industri manufaktur.

Erwin menegaskan pengawasan karantina ini tidak hanya bertujuan mendukung kelancaran arus logistik dan perdagangan internasional, tetapi juga menjadi langkah strategis melindungi sumber daya alam Indonesia dari ancaman organisme pengganggu yang terbawa melalui aktivitas impor.

“Komoditas biomassa yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan karantina dapat dimanfaatkan secara aman sehingga memberi nilai tambah bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional tanpa mengabaikan perlindungan lingkungan hidup,” ujar Erwin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANJIR Rendam Ribuan Rumah Warga di HST
KELANGKAAN Solar Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
FBIM 2026: Dongkrak Ekonomi Palangka Raya
MBAH KASRUN, Jemaah Calon Haji Tertua Kalsel
POLISI Amankan Pria Diduga Pelaku Pungli, Ternyata ODGJ
MEMBENTUK Mental Baja Ratusan Pasukan Elite Sat Brimob, Begini Penekanan Kapolda Kalsel
GAGALKAN PENYELUNDUPAN Ribuan Liter Biosolar Subsidi di Sungai Barito
REFLEKSI HISTORIS ke-77 Proklamasi Pemerintah Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:28

BANJIR Rendam Ribuan Rumah Warga di HST

Senin, 18 Mei 2026 - 22:17

KELANGKAAN Solar Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar

Senin, 18 Mei 2026 - 22:09

FBIM 2026: Dongkrak Ekonomi Palangka Raya

Senin, 18 Mei 2026 - 21:42

MBAH KASRUN, Jemaah Calon Haji Tertua Kalsel

Senin, 18 Mei 2026 - 21:27

POLISI Amankan Pria Diduga Pelaku Pungli, Ternyata ODGJ

Senin, 18 Mei 2026 - 15:06

MEMBENTUK Mental Baja Ratusan Pasukan Elite Sat Brimob, Begini Penekanan Kapolda Kalsel

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:58

GAGALKAN PENYELUNDUPAN Ribuan Liter Biosolar Subsidi di Sungai Barito

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:18

REFLEKSI HISTORIS ke-77 Proklamasi Pemerintah Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan

Berita Terbaru

Petugas BPBD dan Damkar HST saat melakukan pemantauan debit air di Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Senin (18/5/2026). (Foto: BPBD dan Damkar HST)

HST

BANJIR Rendam Ribuan Rumah Warga di HST

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:28

Peserta berdiri di atas mobil hias saat karnaval Festival Budaya Isen Mulang di Jalan Imam Bonjol, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (17/5/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Bisnis

FBIM 2026: Dongkrak Ekonomi Palangka Raya

Senin, 18 Mei 2026 - 22:09

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca