FAKTA DIBALIK Pembunuhan Jurnalis Juwita, Diduga Sebelumnya Kekerasan Seksual

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 19:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Fakta baru dibalik pembunuhan terhadap  Jurnalis Juwita, Rabu (2/5/2025) diduga sebelumnya itu dilakukan kekerasan seksual oleh tersangka J, oknum prajurit TNI AL berpangkat Kelasi Satu.

“Ada dugaan kuat dari temuan kalau korban mengalami kekerasan seksual sebelum nyawanya dihabisi, kata Muhammad Pazri, selaku Kuasa Hukum keluarga korban, ketika berada di Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Laut (Denpomal) Banjarmasin.

Semua informasi dengan temuan bercak cairan yang diduga sperma di celana korban sehingga  semakin memperkuat kemungkinan tersebut.

“Berdasarkan alat bukti, kami sampaikan bahwa korban (Juwita) mengalami kekerasan seksual, ini adalah pemerkosaan,” tambah Pazri.

Atas semua itu selain menuntut Peradilan Sipil,  pihak keluarga meminta penyidik untuk melakukan tes DNA terhadap sperma yang ditemukan dalam rahim korban.

Pasalnya, berdasarkan keterangan dokter forensik, sperma tersebut memiliki volume yang besar.

Hal ini memunculkan pertanyaan tentang asal-usul sperma tersebut

Tes DNA dianggap krusial untuk memastikan siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa.

Namun, proses tersebut terkendala fasilitas forensik yang belum memadai di Kalimantan Selatan.

Kuasa hukum mengusulkan tes DNA dilakukan di luar daerah, seperti Surabaya atau Jakarta.“Yah semua  untuk memastikan hasil yang lebih akurat dan tuntas,” ucap Pazri.

“Dari hasil investigasi yang dilakukan tim keluarga dan kita selaku kuasa hukum, bahwa Juwita diduga mengalami dua kali kekerasan seksual,” jelasnya.Pertama terjadi dalam rentang waktu 25-30 Desember 2024, sementara kejadian kedua berlangsung pada 22 Maret 2025, tepat pada hari ditemukannya jasad korban.

“Pada September 2024, keduanya berkenalan melalui media sosial, kemudian bertukar nomor telepon hingga akhirnya pada akhir Desember, pelaku menyuruh korban memesan kamar hotel di Banjarbaru,” beber Pazri.

Menurutnya, pelaku meminta korban memesan kamar dengan alasan kelelahan setelah beraktivitas.

Baca Juga :   BALAP LIAR dan Knalpot Brong, 20 Pelanggar Ditindak

Tanpa menaruh curiga, Juwita bersedia membantu. Namun, situasi berubah ketika pelaku datang ke hotel, membawa korban masuk ke kamar, mendorong ke tempat tidur, dan sempat memiting korban sebelum akhirnya jejerasa seksual.

“Semua kejadian ini diceritakan korban kepada kakak iparnya pada 26 Januari 2025.

Korban bahkan menunjukkan bukti berupa video pendek serta beberapa foto,” jelas Pazri lagi pada wartawan

Dalam video berdurasi sekitar lima detik yang direkam oleh korban, terlihat pelaku sedang mengenakan celana dan baju usai melakukan aksinya.

Saat itu, korban ketakutan sehingga rekaman video tampak bergetar.

Sementara itu, hingga kini pihak Denpomal Banjarmasin belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini.

Sisi lain, Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama I Made Wira Hady Arsanta Wardhana, menyatakan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.“Terkait kabar itu masih belum kami terima informasinya. Nanti akan disampaikan sekiranya selesai pelaksanaan penyidikan,” ujarnya dikutip suara.com.

Sebelumnya, J mengakui perbuatannya. Ia mengeksekusi Juwita di dalam mobil sewaan, setelah sebelumnya membeli tiket pesawat ke Banjarbaru dengan identitas orang lain.

Fakta-fakta ini mengarah pada dugaan pembunuhan berencana, sebagaimana ditegaskan oleh kuasa hukum keluarga, Muhamad Pazri.

“Dari bukti sementara ini, kami yakin ini adalah pembunuhan berencana oleh oknum TNI AL,” ujar Pazri sebelumnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
KORUPSI HUTAN: Kejagung Sita Rp1,003 Triliun dari PT PSMI
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:06

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyampaikan laporan terkini penanggulangan karhutla kepada Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat rapat koordinasi di Pos Pantau Karhutla di Guntung Damar Banjarbaru, Kamis (10/9/2026). (Foto: HO-Antara)

Kalsel

BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca