PANTAUAN CCTV “Tertutup Sampah” di Jembatan Masjid Jami Banjarmasin

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 16:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di Jembatan Masjid Jami Bajnjarmasin UItara. (SuarIndonesia/ZI)

Tumpukan sampah di Jembatan Masjid Jami Bajnjarmasin UItara. (SuarIndonesia/ZI)

SuarIndonesia – Meski sudah jelas ada larangan membuang sampah, bahkan dengan tegas disebut ‘dilarang buang sampah di sini, lokasi dipantau CCTC’.

Faktanya bagian sisi kiri dan kanan di Jembatan Masjid Jami (dulunya Jembatan Sulawesi II) Banjarmasin Utara, dari pantauan, Rabu (2/4/2025) seakan ‘CCTV tertutup sampah’.

Dalam artian tak berguna alat pantau CCTV itu, karena tetap saja banyak tumpukan sampah.

Sedangkan di kawasan Kuripan Banjarmasin Timur, hampir tiap hari sampah ‘mengunung’ dan baru siang pukul 13.00 WITA, mulai diangkut.

Dulunya kawasan Kuripan, tertib dan selalu dijaga sehingga tak ada membuang sampai di pinggir jalan ini yang padat arus lalu lintas menuju Jalan Veteran dan Melayu Darat .

Namun, kini seakan petugas kewalahan dalam menertibkannya.

“Dengan tumpukan sampah ini memacetkan arus lalu lintas, ditambah lagi baunya yang menyengat di sini,” ucap Udin warga sekitar.

Sebelumnya, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR meminta petugas dan masyarakat melakukan peningkatan penanganan darurat sampah saat Lebaran 2025 di daerah itu.

Baca Juga :   AMBAPERS Tunggu Restu Kemenhub Naikkan Tarif Alur Sungai Barito

“Karena intensitas sampah meningkat pada saat Lebaran ini,” ujarnya.

Ia menyatakan penanganan sampah tidak hanya menyangkut pengangkutan dan pembersihan di lokasi tempat-tempat pembuangan sementara (TPS), namun juga dari sumbernya.

“Jadi saya minta peran masyarakat untuk mengurangi sampah atau jangan membuang sampah TPS untuk sementara,” ujarnya.

Masyarakat diminta melakukan pemilihan dengan memisahkan sampah organik dan non-organik sehingga tidak banyak sampah yang harus dibuang ke TPS. “Sebab jika tidak demikian, TPS pasti akan sangat banyak sampah tertumpuk,” ucapnya.

Disebut,  saat Lebaran ini volume sampah diperkirakan naik sekitar 10 persen. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC
OIKN: Diduga Ada Unsur Kesengajaan dalam Kebakaran di Bukit Tengkorak
SEHARI PENCARIAN, Jasad Anak yang Tenggelam Ditemukan
SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng
TIM BAPANAS RI Dikawal Polda Kalsel Cek Stok dan Harga Beras di Pasar Muara Kelayan
DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan
PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng
KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:59

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 September 2026 - 21:45

SATU Ton Cairan Inovasi Karhutla Dikirim ke Kalteng

Senin, 7 September 2026 - 13:13

DPRD Kalsel dan Kalteng Perkuat Wawasan Ekonomi dan Keuangan

Senin, 7 September 2026 - 13:12

PERKUAT SINERGI Pengawasan dan Pelayanan Publik Dilaksanakan DPRD Kalsel dan Kalteng

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

KARHUTLA KALTENG: 24 Orang Jadi Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Jumat, 4 September 2026 - 22:08

BUSA SABUN Jadi Senjata Lawan Karhutla

Jumat, 4 September 2026 - 21:44

BARA API di Lahan Gambut Dicari Pakai Drone Thermal

Jumat, 4 September 2026 - 20:50

SATGAS ‘Pemburu Api’ Dikerahkan, Cegah Api Karhutla Meluas

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: HO-Setpres)

Kalbar

SAWIT Muncul di Bekas Karhutla Kalbar

Senin, 7 Sep 2026 - 23:11

Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kotim, warga harap kabut asap cepat reda. (Foto: Istimewa)

Kalteng

HUJAN Guyur Sejumlah Wilayah di Kotim

Senin, 7 Sep 2026 - 22:59

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca