EMPAT TAHUN untuk Mantan Direktur RSU Boejasin dr Eddy

EMPAT TAHUN untuk Mantan Direktur RSU Boejasin dr Eddy

SuarIndonesia – Setelah lima kali tertunda dan akhirnya Rabu (13/10/2021), terdakwa dr Eddy Wahyudi mantan Direktur Rumah Sakit Umum Boejasin Pelaihari, diganjar penjara selama empat tahun.

Vonis ini disampaikan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin yang diketuai hakm Jamser Simanjuntak dengan didamping hakim adhock Fauzi dan A Gawie, pada sidang lanjutan.

Terdakwa yang datang dengan kursi roda dengan didampingi sang isteri di ruang sidang terdakwa mendengar segala vonis yang dibacakan majelis dan tetap berada di kursi roda.

Atas vonis tersebut para pihak baik terdakwa maupun JPU masih menyatakan pikir-pikir.

Selain pidana kurungan terdakwa juga dibebani membayar denda Rp100 juta subsidair selama tiga bulan kurungan. Sedangkan pidana lainnya terdakwa diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp2,142 miliar lebih, bila dalam tempo sebulan tidak membayar maka kurungannya bertambah selama 15 bulan. Sementara harta berupa lahan yang adanya ditangan JPU akan dijual untuk menutupi uang pengganti tersebut.

Majelis sependapat dengan JPU Rifani, kalau terdakwa melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, seperti pada dawaan subsidair.

Pada tuntutan JPU terdakwa Eddy mantan Dirut RSUD Boejasin periode 2014-2018 oleh jaksa telah dituntut hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider kurungan selama 6 bulan.

Terdakwa juga dituntut membayar uang pengganti Rp2,1 miliar lebih atau jika tidak dipenuhi diganti dengan hukuman penjara selama 2 tahun.

Edy didakwa oleh jaksa melakukan penyelewengan dana pendapatan rumah sakit secara bersama dengan dua bawahannya (telah divonis), hingga menimbulkan kerugian negara Rp2,1 miliar lebih. (HD)

 917 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: