SuarIndonesia – Tercatat 4 geosite Geopark Pegunungan Meratus yang berpotensi masuk Unesco Global Geopark (UGG) adalah Pendulangan Intan di Cempaka, Plagiogranite atau batu besar di Tanah Bumbu, serpentinite forest park Tahura Sultan Adam, dan Tanjung Dewa yakni Geosite dolerite semilir Pulau Laut.
Sebelum didaftarkan ke Unesco, empat geosite tersebut dilakukan pembenahan pada tahun depan.2021 nanti disediakan alokasi anggaran untuk menopang agar usulan bisa terpenuhi.
Kepala Badan Pengelola Geopark Pegunungan Meratus, Nurul Fajar Desir, mengatakan secara materi, baik dari kajian dan sejarah dokumen sudah mencukupi syarat.
Dikatakannya, usulan ke UGG dokumennya minimal tiga bahasa yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Perancis. Semua sudah dilakukan. Selain itu nantinya juga akan ada seminar internasional guna usulan UGG.
Diuraikan Nurul Fajar Desira pengusulan geosite ke UGG, diperlukan penataan infrastuktur. “Semisal geopark tourism center. Sekarang sudah siap namun kita sempurnakan lagi,” kata Fajar Desira.
Kemudian, sambung Fajar Desira, empat geosite unggulan yang akan diajukan ke UGG, kawasan tersebut harus dibenahi.
“Mulai dari pengelolaannya harus dikelola baik dan benar, karena pengelolaanya nanti dari masyarakat di mana masyarakat juga harus mengetahui nilai searah dan nilai tambah dari geosite tersebut,” katanya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















