E KATALOG Lokal di Pemprov Kalsel Mencapai Ribuan

SuarIndonesia – Dari 11 etalase jenis produk lokal yang masuk sistem pengadaan Pemprov Kalsel, didominasi alat tulis kantor mencapai 273 produk.

Berikutnya etalse lain 599 produk, makan minum 27 produk, pakaian dinas 24 produk, bahan pokok 16 produk, service kenaraan 9 produk, jasa kebersihan dan bahan material masing-masing 4 produk, dan jasa keamanan 1 produk.

Sementara untuk produk aspal hot mix dan beton ready mix masih nol produk.

Update terbaru, dari 14 pemerintah daerah di Kalsel paling besar dilaksanakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel, dengan jumlah produk lokal mencapai 1.003.

Sementara lima besar terbawah ditempati Hulu Sungai Utara (HSU) 45 produk, Balangan 49 produk, Kotabaru 59 produk, Banjarmasin 67 produk, dan Tanah Bumbu 71 produk.

“Posisi hari ini (kemarin, red) jumlah SKPD yang bertransaksi di Belanja Langsung (BELA) Pengadaan sudah 97, sebelumnya hanya 43 SKPD,’’ jelas Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel, Rahmaddin MY, Rabu (9/6/2022).

Itu, di sela Sosialisasi Penyelesaian Permasalahan Pengadaan Barang/Jasa melalaui RUMAH TEMAN dan SILAPRAJA BERGERAK, di Gedung Idham Chalid Banjarbaru.

Dikatakan Rahmaddin, produk UMKM dan Koperasi yang tayang di e katalog lokal juga mengalami peningkatan signifikan.

Tahun lalu hanya ada satu produk, yaitu Kain Sasirangan, saat ini sudah 1.003 produk yang tayang.

“Target minimal seribu produk sudah terpenuhi. Kemudian, jumlah penyedia di BELA Pengadaan dari sebelumnya 425 kini sudah menjadi 900.

Sebelumnya transaksi di BELA Pengadaan hanya Rp18,3 miliar kini sudah mencapai Rp44,4 miliar.

Terakhir transaksi di e-katalog lokal sebelumnya hanya Ro38,5 juta untuk kain sasirangan, sekarang sudah mencapai Rp1,2 miliar,’’ beber Rahmaddin, seraya menambahkan semua indikator akan disampaikan kepada pemerintah pusat.(RW)

 173 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!