DULANG SUKSES Mafia Banjar 2 Ingin Mengulang Kembali

- Penulis

Minggu, 8 Desember 2019 - 20:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Mengingat masih banyaknya permintaan penonton yang belum sempat menyaksikan penayangan Film Mafia Banjar 2 pada bulan November lalu,  Rumah Produksi Kreasi Anak Banua (KAB) kembali menggelar Nonton Bareng film yang digarap sineas sutradara Fin Lee Neo ini.

Bertempat di Aula Kayuh Baimbai lantai 2 Kantor Wali Kota Banjarmasin, sinema yang bergenre laga mengambil judul “Mafia Banjar 2 : Dendam” ini bakal dihadiri oleh petinggi dan pejabat Pemko Banjarmasin yang berbaur dengan ASN dan masyarakat umum, Sabtu (7/12/2019) mulai pukul 20 WITA.

Koordinator Nonbar Ichal iloenx optimis nonton bareng kedua kali ini bakal dipenuhi oleh penonton.

“Kami ingin mengulang kesuksesan Nonbar bulan lalu, terlebih lagi Pemerintah Kota Banjarmasin dan DPRD Kota Banjarmasin klop mendukung karya anak banua dalam bidang sinema,” kata lelaki yang juga ikut mengambil peran dalam film ini.

Film Mafia Banjar 2 ini melanjutkan sekuel sebelumnya, Mafia Banjar Full Movie yang tayang di kanal YouTube sejak 4 Mei 2015 lalu.

“Saat penayangan perdana Mafia Banjar 2 bulan lalu, film Mafia Banjar Full Movie sudah ditonton oleh 259/ribuan di kanal YouTube. Hanya berselang 1 bulan 5 hari, kini sudah ditonton sebanyak 276.773 kali. Ini berarti ada peningkatan drastis sebanyak 17ribu lebih dalam waktu singkat. Hal ini tidak terlepas dari rasa keingintahuan dan penasaran yang tinggi mengenai kisah komplit awal film ini,” kata Fin Lee Neo, aktor utama yang berperan sebagai Ipunk.

Sesuai judul, Mafia Banjar 2 sedikit banyaknya melanjutkan cerita dari film pertama: sisi muram Kalimantan Selatan yang berkaitan dengan gelapnya bisnis pertambangan, narkotika, hingga pembunuh bayaran.

Dalam Mafia Banjar 2, pameran utama film, Ipunk — yang merupakan pembunuh bayaran bos tambang — berniat ingin memperbaiki diri setelah dipenjara selama 7 tahun.

Ipunk pernah diringkus karena sempat berkongsi dengan seorang mafia tambang bernama Raymond. Ray meminta Ipunk untuk menghabisi lawan bisnisnya bernama Sikandar karena konflik lahan pertambangan di Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Baca Juga :   DEBAT "PAMUNGKAS" PIlgub Besok Malam, Pendukung Dibolehkan di Atas Podium Mendampingi Paslon

Ujung-ujungnya, Ipunk bekerja sama dengan polisi untuk menghentikan kebengisan Raymond. Rencana itu terendus oleh Raymond Cs. Ipunk mau dibantai. Alih-alih tewas, Ipunk berhasil menghabisi sang mafia tambang dengan pistol.

Masa lalu yang kelam itu membuat Ipunk harus berubah menjadi lebih baik. Tapi, saat keluar dari sel tahanan, dalam Mafia Banjar2I, Ipunk malah berhadapan dengan musuh lamanya: komplotan Haji Salim dan Razy yang ingin membalas dendam atas kematian adiknya yang tewas terbunuh saat insiden 7 tahun silam.

Terlepas dari sinopsis, proses penggarapan film Mafia Banjar, selain sebagai wadah penyaluran hobi, juga menyimpan misi lain.

Penanggung Jawab Produksi Mafia Banjar 2, M Risky Ariandy, menyebut karya terbaru mereka ini sekaligus mempromosikan kearifan lokal.

Kata Risky, masih sedikit karya-karya film yang mengambil tema kedaerah. Apalagi yang nekad mengambil Bahasa Banjar secara utuh dalam tayangan fillm.

“Biasanya lo-gue, lo-gue aja. Maka dari itu kami tertarik mengambil bahasa Banjar secara penuh,” katanya kepada wartawan , Sabtu (7/12/2019).

Tak cuma dari segi bahasa, mereka juga menampilkan lebih banyak spot-spot di sudut Kota Banjarmasin sebagai lokasi syuting, seperti kawasan Pelabuhan Pasar Baru, Pasar Lima dan Sudimampir, sampai Menara Pandang.

“Ini sebagai upaya kami memperkenalkan daerah juga. Dengan modal seadanya kami ingin membuktikan bahwa kita anak daerah juga bisa bikin film,” pungkasnya.­(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026
HARGA BBM dan LPG Subsidi Dipastikan tidak Naik
KABINDA KALSEL Mencek Langsung PLTU Asam-Asam Memastikan Kondisi Infrastruktur Pembangkit
KANTOR PLN UP3 Banjarmasin “Digeruduk” Massa Aliansi Pemuda
PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti
PROPAM Ops Gaktiplin Terhadap Personel Polresta Banjarmasin dan Polsek
PEMADAMAAN yang Meluas- Beruntun, Komisi III DPRD Kalsel Panggil Kembali PLN
DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:43

BELANJA DAERAH Diproyeksi Melonjak 10,504 Triliun, DPRD Kalsel Kawal APBD Perubahan 2026

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:27

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Kejagung Periksa Tujuh Saksi

Senin, 27 Juli 2026 - 19:58

BGN Larang SPPG Gunakan Gas Melon dan Beras Subsidi

Senin, 27 Juli 2026 - 16:05

DIMUSNAHKAN Narkotika Senilai 33,8 Miliar, Selamatkan Hampir 300 Ribu Jiwa

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:43

KEMENKES Terapkan Efisiensi Pengadaan Obat dan Rombak Sistem Akreditasi RS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:51

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Berita Terbaru

Foto ilustrasi. (Foto: SI/UT/Gemini.Ai)

Kalteng

CEGAH KARHUTLA, Warga Diminta Doa Bersama Minta Hujan

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca