DUKUNG Perkuatan Penggunaan Produk Dalam Negeri

SuarIndonesia –  Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel, membuat komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Hulusungai Selatan (HSS) untuk memperkuat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).

“Dorongan percepatan program P3DN pada Kabupaten Hulu Sungai Selatan sudah nampak, di antaranya dengan membentuk tim P3DN, e-katalog lokal, dan aplikasi Si Open sebagai e-marketplace lokal yang telah menayangkan 9385 produk, serta telah memiliki 6235 transaksi, dengan total nilai sekitar Rp15 miliar dan serapan pajak Rp910 juga,” jelas Kepala Perwakilan BPKP Kalsel, Rudy M. Harahap.

Ditambahkannya, kunci keberhasilan program P3DN ialah dukungan dari semua sisi, yakni sisi supply, demand, dan market. Hal ini perlu menjadi perhatian seluruh pihak terkait di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“Progress P3DN di Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini perlu kita apresiasi dan terus didorong bersama terutama untuk produk tayang di e-katalog lokal yang baru sejumlah 2 produk,” tegas Rudy

Rudy juga memberikan beberapa catatan yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan terkait program P3DN, di antaranya menyegerakan implementasi Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) serta insentif untuk meningkatkan sertifikasi TKDN dari produk-produk yang ada di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Selaras dengan Inpres 2 tahun 2022, Rudy menambahkan bahwa BPKP telah mengembangkan aplikasi Siswas P3DN sebagai alat bantu pengawasan Program P3DN.

Aplikasi digunakan sebagai pemantau validasi dan realisasi P3DN di setiap daerah.

“Hulu Sungai Selatan menjadi pemerintah daerah yang tingkat validasinya tertinggi, yaitu 97,85%, walaupun masih terdapat beberapa OPD yang tingkat validasinya antara 50%-90%,” jelasnya.(RW)

 146 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!