DOWN Semangat Kafilah Banjarmasin Gegara Penundaan MTQ

DOWN Semangat Kafilah Banjarmasin Gegara Penundaan MTQ

SuarIndonesia – Puluhan peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kafilah Kota Banjarmasin terlihat lesu dan dengan raut wajah yang menggambarkan rasa kecewa saat turun dari bus rombongan milik Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin di halaman gedung Balai Kota.

Kondisi itu dikarenakan ditundanya pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang rencananya akan digelar di Kota Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu lantaran ditakutkan menjadi cluster baru penyebaran Covid-19.

Salah satu perwakilan Official Kafilah Kota Banjarmasin, Nur Ikhsan mengaku kecewa terkait adanya penundaan dan perubahan teknis pelaksanaan MTQ tahun 2021 ini.

 

KAFILAH MTW Kota Banjarmasin (2)

 

“Yaa+ tentunya kita kecewa, karena kita sudah berangkat semuanya ke sana (Batulicin) untuk mengikuti MTQ,” ucapnya saat dibincangi awak media usai menurunkan sejumlah kafilah di halaman gedung Balai Kota Banjarmasin, Senin (5/4/2021) petang.

Rasa kecewa yang ia rasakan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya pihaknya sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mengikuti perlombaan yang sarat akan nilai keislaman tersebut.

“Baik dari segi persiapan latihan. Banyak waktu yang sudah dikorbankan untuk bisa ikut di MTQ kali ini,” ujarnya.

Selain itu, menurut Ikhsan, penundaan dan perubahan sistem penilaian di MTQ di tahun 2021 ini juga berpengaruh dengan semangat dan mental para peserta.

“Gara-gara ini anak-anak (peserta MTQ Kafilah Banjarmasin) jadi down semangatnya. Bagi kami ini sangat disayangkan,” cetus Ikhsan.

 

KAFILAH MTW Kota Banjarmasin (3)

 

Padahal, ia menambahkan, perubahan sistem MTQ tersebut pihaknya sudah memberangkatkan seluruh kafilah ke Kabupaten Tanah Bumbu sebelum pelaksanaan lomba.

“Jadi sekarang yang tinggal di sana hanya kafilah yang mengikuti lomba Kaligrafi. Kalau yang lain dipulangkan semuanya,” imbuhnya .

Kendati demikian, pihaknya tetap menargetkan untuk tetap bisa meraih juara umum bagi Kota Banjarmasin walaupun semangat peserta yang sudah menurun.

“Karena beda suasananya. Tampil di hadapan orang banyak motivasi dan semangatnya lebih tinggi dibandingkan tampil di hadapan layar atau virtual. Makanya kita akan mengembalikan semangat anak-anak dulu sebelum lomba dimulai,” pungkas Ikhsan.(SU)

 274 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: