SuarIndonesia -Dor !! peluru dari pistol petugas dilepaskan ke sasaran seorang buronan Napi (Narapidana), yang kabur dari Rutan (Rumah Tahanan) inipun ambruk.
Itu setelah hampir setengah bulan dalam pelarian, dan Syarifudin (30) akhirnya tertangkap kembali.
Syarifudin, warga Daha Selatan Kabupaten HSS, in buron Napi Rutan Kandangan, yang kabur bersama tiga rekannya pada Selasa 2 Maret lalu.
Dari keterangan, Syarifudin diringkus tim gabungan Jatanras Polda Kalsel (Macan Kalsel), Unit Buser Polres HSS, unit Buser Polres Tala dan Polsek Kintap di Desa Sungai Cuka Pantai, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu dini hari tadi.
“Iya sudah ditangkap sekitar pukul 04.30 WITA di rumah kerabat istrinya,” kata Kasubdit III Ditreskrimum Polda Kalsel, AKBP Andy Rahmansyah, kepada wartawan, Selasa (16/3).

Terpaksa melakukan tindak tegas dan terukur dengan menembak pada dua kakinya, lantaran melawan saat diamankan.
Dengan tertangkapnya Syarifudin, maka tinggal satu buron atas nama Safrudin yang hingga saat ini masih dalam pengejaran.
“Yang bersangkutan sudah dibawa ke Polres HSS. Untuk Napi yang satunya masih dalam pengejaran, ucapnya.
Diketahui, Syafrudin bersama tiga rekannya Sandi, Dino dan Safrudin kabur dari Rutan Kandangan.
Mereka kabur setelah berhasil memanfaatkan kelengahan petugas Rutan.
Dimana dari hasil investigasi Kemenkumham Kalsel pelarian empat Napi ini akibat adanya kelalaian petugas.
Keempat Napi ini kabur saat pelaksanaan salat Dzuhur di Rutan, dengan merusak teralis kamar mandi umum.
Kemudian memanjat atap blok Rutan, dan menaiki tembok Rutan menggunakan tali.
Pada saat pelarian, Dino dan Sandi berhasil diringkus anggota kepolisian Polres HSS bersama petugas Rutan tak jauh dari kawasan Rutan.
Sementara Syarifudin dan Safrudin berhasil kabur hingga tak terlacak, dan akhirnya ditembak. (ZI)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















