Dokter: Wanita asal Kalteng 350 Kg Masuk Obesitas Morbid

- Penulis

Senin, 7 Januari 2019 - 20:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wanita asal Kalteng ini memiliki berat badan 350 Kg (antara)

Suarindonesia – Wanita dengan berat badan 350 kg, Titi Wati (37), mengaku sulit melakukan aktivitas sehari-hari. Dikutip dari detikNews bahkan untuk sekadar berdiri pun wanita asal Kalimatan Tengah ini tak mampu untuk menopang berat badannya. Separah apakah obesitas yang dialami Titi?

“Obesitas seperti ini sudah masuk ke dalam tingkatan yang ekstrem, yaitu obesitas morbid,” jelas dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah – Puri Indah, dr Raissa E Djuanda, M Gizi, SpGK, saat dihubungi detikHealth, Senin, (7/1/2019)

Menurut dr Raissa kasus yang menimpa Titi Wati (37) ini termasuk dalam obesitas yang harus segera ditangani dengan tindakan operasi.

“Bila sudah seekstrem ini sih lebih baik untuk segera mengambil tindakan operasi bariatrik, atau juga operasi pengecilan lambung. Pola makan juga tetap diatur, serta diet harus terus berjalan dikombinasikan dengan obat-obatan yang telah dianjurkan,” tutur dr Raissa.

Baca Juga :   CEGAH STUNTING dari Desa, Nor Fajeri Dorong Penguatan Peran Ibu Hamil dan Kader Kesehatan

Untuk mencegah angka obesitas di Tanah Air dr Raissa menyarankan untuk selalu memantau indeks massa tubuh (IMT) setiap orang untuk mengetahui tingkatan obesitas mana yang diidapnya.

“Cara menghitungnya IMT ini adalah berat badan (bb) dalam kilogram dibagi tinggi badan (TB) dalam meter kuadrat, bila hasilnya sudah melebihi 40, maka obesitas ini sudah masuk dalam kategori yang ekstrem,” jelas dr Raissa.(detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan
ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana
FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker
SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel
KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah
AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan
LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan
KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

SABU Tiga Kilogram dari Kalteng Gagal Masuk Banjarmasin

Kamis, 17 September 2026 - 21:32

KARHUTLA Kalteng: 28 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 17 September 2026 - 21:10

KASUS KORUPSI ATR/BPN: KPK Geledah Ruangan 3 Dirjen dan Sita Dokumen

Kamis, 17 September 2026 - 20:19

KAPOLRI Diperintahkan “All Out” Cek Unsur Pidana Pelaku Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 16:00

ARISAN ONLINE Berujung Petaka di Banjarmasin

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 22:03

DUEL MAUT Juru Parkir Melawan Penjaga Malam, Seorang Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Berita Terbaru

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi saat bersandar di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026). (Foto: Antara/Walda Marison)

Nasional

KAPAL Induk Giuseppe Garibaldi Tiba di Jakarta

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:31

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca