DIUNGKAPKAN Petani di Kalsel Kualitas Pupuk Subsidi Rendah

- Penulis

Kamis, 17 Maret 2022 - 20:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pupuk subsidi untuk tanaman padi disebutkan salah satu petani di Kalsel kualitasnya rendah.

Menyiasati kualitas yang rendah tersebut, petani terpaksa mencampur dengan pupuk nonsubsidi.

Dari 7 jenis pupuk yang disubsidi pemerintah, Provinsi Kalsel mendapatkan alokasi total 101.030 ton.

Rincian pupuk yang disubsisi jenis ZA 3.371 ton, urea 39.303 ton, SP (36) 4.504 ton, NPK 39.019 ton, organis granul 11.144 ton, NPK formula khusus 300 ton, dan organik cair 3.389 ton.

Fakhruzzaini, salah seorang petani di Barito Kuala, mengakui kualitas pupuk subsidi rendah.

Bahkan disebutnya, jika hanya mengandalkan pupuk subsidi benih tak mau berkembang biak.

“Solusinya mau tidak mau harus dicampur dengan pupuk non subsidi. Tidak bisa kalau hanya pupuk subsidi, perkembangan padi tidak mau berkembang banyak. Sebagian dicampur dengan pupuk mutiara atau pupuk non subsidi lainnya agar padai mau berkembang,” katanya, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga :   BANDARA NUSANTARA jadi Daya Tarik Investor Tanam Modal di Penajam

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kalsel, Syamsir Rahman, menyatakan kualitas pupuk subsidi urusan pabrik penyedia.

“Kami di sini tidak mengatahui kualitasnya, karena semua dari pabrik. Yang kedua kemungkinan terdapat analisa terbaru dari pihak Kementerian Pertanian (Kementan.

Contohnya pupuk NPK dulu 15 15, sekarang 15 10 12. Itu tidak bisa kami analisa, soal kandungan urusan pabrik dan pihak Kementan,” akunya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi
DILANTIK EMPAT PEJABAT Termasuk Aspidsus dan Kajari, Begini Pesan Kajati Kalsel
TIM GEMOLOGI Australia-Prancis Teliti Berlian dan Warisan Geologi Meratus
TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1
UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong
KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.
EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal
KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:49

SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:54

UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Berita Terbaru

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca