DIUNGKAP Polda Kalsel Jaringan Perniagaan Satwa Dilindungi

DIUNGKAP Polda Kalsel Jaringan Perniagaan Satwa Dilindungi

SuarIndonesia – Diungkap Polda Kalsel jaringan perniagaan satwa dilindungi.

Semua hasil  kerja keras jajaran Subdit IV Tipidter Dit Reskrimus Polda Kalsel dalam penyedilikan hingga terungkap jaringan perniagaan satwa-satwa dilindungi.

Itu, mendapat apresiasi dari BKSDA Provinsi Kalsel, Rabu (18/3/2020).

Sejumlah petugas BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Kalimantan Selatan (Kalsel) dipimpin Mahrus Aryadi, Kepala BKSDA Kalsel, kemarin, langsung datangi Markas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) di Komplek Bina Brata Jalan A Yami Km 3,5 Banjarmasin.

Selain melihat kondisi satwa-satwa yang diamankan, juga membawa ke balai mereka.

Semua untuk dicek kesehatan, dirawat hingga waktunya nanti dilepasliarkan ke alam habitatnya.

Dari keterangan, terbongkar kasusnya itu, Selasa (17/3/2020) sekitar pukul 12.30 WITA.

Sejumlah petugas di lapangan dipimpin Kanit 2 Subdit IV, Kompol Khairul Basyar SIK dibawah kendali Kasubdit IV Tipidter, AKBP Endang S, mendapat infomasi adanya rencana transaksi hewan dilindungi.

Dan tertuju pada sebuah rumah di Jalan Sulawesi RT 016 RW 002 Kelurahan Pasar Lama Barjarmasin Tengah.

Rumah itu diakui milik seorang wanita berinisial Hla. Dan anggota didampingi pihak dari kelurahan yang diwakili

Muksin selaku Kasi Trantib Kelurahan Pasar Lama, melakukan penggerebekan di rumah tersebut.

Hasilnya, petugas menemukan 17 ekor Kucing hutan jenis Kuwuk, 1 ekor hewan Kuskus Selatan dan 1 ekor burung yang langka yakni Kangkareng Hitam dalam keadaan hidup, namun kondisinya lemah.

Dari pengakuan pemilik rumah, itu sebenarnya milik MRR. Akhirnya mereka digiring. Dan terbongkar lagi siapa yang pengumpulnya, tak lain ikut diamankan tersangka Arn.

“Perannya Ars mengirim satwa yang dilindung berupa 17 ekor kucing kuwuk dan burung kangkareng hitam didapat di Barabai.

Tersangka mengaku beli dari orang berinisial E, yang disebutnya belum pernah bertemu hanya komunikasi lewat WA,” jelas Direktur Reskrimus Polda Kalsel, Kombes Pol Masrur SH S.I.K didampingi Kanit 2 Subdit IV, Kompol Khairul Basyar.

Disebut, kemudian satwa itu dikirim menggunakan mobil taksi colt, diambil MRR di terminal Km 6 Banjarmasin.

Disebutkan MRR dengan peran menerima satwa yang dilindungi dari Arn, kemudian dirawat dan dipelihara apabila ada yang membeli satwa

tersebut maka Arn menghubungi MRR untuk mengirim satwa tersebut ke pembeli dimanapun berada.

“Kita selalu koordinasi dengan pihak BKSDA jika ada satwa yang diamankan, dan diambil untuk dirawat,” tambah Kombes Pol Masrur.

Menurutnya, terhadap tersangka pihaknya kenakan Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) huruf (a) Undang-Undang (UU) RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi

Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya Jo Pasal 55 KUHPidana

“Itu ancaman hukumannya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak seratus juta rupiah,” jelasnya. (ZI)

 849 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: