DIUNGKAP Polda Kalsel 9,5 Ton Oli Oplosan, Begini Modus Pelaku

- Penulis

Senin, 15 Juli 2024 - 15:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi didampingi Sales Manager Area Pertamina Alif menjelaskan hasil pengungkapan Oli Oplosan, Senin (15/7/2024) (SuarIndonesia/ZI)

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi didampingi Sales Manager Area Pertamina Alif menjelaskan hasil pengungkapan Oli Oplosan, Senin (15/7/2024) (SuarIndonesia/ZI)

SuarIndonesia – Diunglap jajaran Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) 9,5 ton oli oplosan.

Ini hasil dari Jajaran Subdit 1 Indagsi Dit Reskrimsus, Terungap setelah melakukan pembelian terselubung (Undercover Buying), dan  9,5 ton oli curah yang dioplos menggunakan drum pertamina  diamankan, pada Selasa (9/7/2024).

Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Adam Erwindi, Selasa (15/7/2024) mengatakan, setelah petugas membeli oli kemudian dilakukan pengecekan.

Ternyata oli tersebut tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar produksi pertamina.

“Hal tersebut bisa dilihat dari segel tutup oli yang memiliki perbedaan dengan milik pertamina,” katanya

itu, Kasubdit 1 Indagsi Polda Kalsel AKBP Amin Rovi menjelaskan, awalnya petugas membeli 1 drum oli berisi 200 liter merek pertamina jenis meditran SX 15/40 W dengan harga Rp 4 juta, di bengkel Yasmin milik S, Jalan Trikora, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru.

“Setelah dilakukan pengecekan, ternyata oli tersebut tidak memenuhi standar yang diproduksi oleh pertamina,

Ini dapat dilihat dari segel penutup drum oli yang terdapat logo dan tulisan pertamina namun tutup tersebut palsu,” katanya.

Untuk mengelabui konsumen, S membeli oli curah kepada As dengan harga Rp 2,5 juta per drum isi 200 liter.

Baca Juga :   WARGA SIDODADI Dukung Hj. Lisa - Wartono, Jurkam: Jangan Pilih Kotak Kosong !

Untuk segel, S meminta As membelikan, dengan harga Rp 75 ribu per satu set, kemudian S memasukan oli curah tersebut ke dalam drum pertamina.

“Oli tersebut seolah-olah resmi dikeluarkan pertamina, kemudian dijual kepada konsumen dengan harga Rp 3,8 juta hingga RP 4 juta,” katanya.

Melihat kejadian tersebut, Sales Manager Area Pertamina, Alif menjelaskan, untuk melihat oli palsu atau tidak bisa dari tutupnya, warna pasti berbeda, begitu juga dengan kerapian, milik pertamina sangat rapi.

Kedepannya, pihaknya akan melakukan edukasi terhadap konsumen dan distributor, agar mereka bisa membedakan yang asli dan tidak.

“Oli oplosan mempunyai dampak besar, yakni bisa merusak mesin kendaraan, pelumasan yang dihasilkan oli oplosan tidak sebaik yang original,” ucapnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!
SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu
POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak
KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca