NI, ayah M (kanan) dan Abu Solihin guru silat
SuarIndonesia – Mengetahui anaknya berinisial M yang dibawa anggota Polisi disebut terpapar teroris, membuat NI, sang ayah terkejut.
Itu ketika berada di rumahnya Jalan Simpang Anem Kuin Banjarmasin Barat, Rabu (22/12/2021).
Pasalnya anaknya selama ini orangnya biasa-biasa saja, selain kuliah juga bekerja sebagai teknesi jaringan telepon.
“Sangat menghormati kepada yang lebih tua,” tuturnya didampingi R, saudara M.
Bahkan anaknya adalah seorang atlet pencak silat, dilatih Abu Solihin.
Alhamdulillah banyak prestasi yang diperoleh oleh anaknya saya sehingga membawa medali emas untuk Kota Banjarmasin,” tuturnya lagi.
Selama ini anaknya tak pernah berbuat macam-macam, dia sering bepergian ke gunung untuk memperbaiki jaringan telepon seluler. “Kalau M ingin bepergian pasti pamit kepada dirinya.
Paling-paling M sering ke tempat guru silatnya, di malam hari sering saya telepon untuk menyuruhnya pulang, karena dia harus pergi kerja.”ucap sang ayah kepada wartawan.
“Saya juga kaget pas dikabari Ketua RT, karena saat itu saya sedang di tempat kerja,” tutur sang ayah, seharinya pengumpul besi bekas.
Lebih terkejutnya lagi, saat mendengar informasi kalau anak tertuanya si M telah diamankan di tempat kerjanya.
“Saya bingung, apa permasalahnnya sampai dia diamankan polisi,” ujarnya.
Sementara sang pelatih silat, Abu Solihin, mengatakan bahwa tidak ada perilaku yang cukup mencurigakan selama ini.
“Orangnya biasa-biasa saja dan berbagai prestasi pun diperolehnya selama dirinya melatih,” jelas Abu Solihin.
Disana sang ayah didampingi guru pencak silat ini memperlihatkan gambar saat memperoleh prestasi yang cukup mengejutkan.
“Melihat kejadian ini saya tidak percaya bahwa muridnya ikutan seperti itu, mudah-mudahan apa yang dituduhkan Kepolisian itu tidak benar,” pungkasnya. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















