DITINGKATKAN Pemprov Kalsel Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 18:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DILH Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo saat menyampaikan sambutan. Foto : Istimewa

Kepala DILH Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo saat menyampaikan sambutan. Foto : Istimewa

Suarindonesia – 

Perubahan iklim saat ini bukan lagi ancaman di masa depan, melainkan kenyataan yang sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmat Prapto Udoyo, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Aksi Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim.

Rahmat mengungkapkan, berbagai dampak perubahan iklim telah nyata terjadi, seperti kenaikan suhu rata-rata bumi, perubahan pola curah hujan, hingga meningkatnya kejadian cuaca ekstrem yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Kalimantan Selatan saat ini menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari banjir yang semakin sering terjadi, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, hingga menurunnya kualitas lingkungan akibat alih fungsi lahan dan bencana hidrometeorologi,” kata Rahmat, Banjarmasin, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat, aktivitas sosial, serta daya dukung lingkungan. Ia juga menyoroti masih kurangnya pemahaman masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.

Sebagai bagian dari komitmen nasional dalam pengendalian perubahan iklim, Rahmat menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam menurunkan emisi gas rumah kaca melalui aksi mitigasi, sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat melalui aksi adaptasi.

“Upaya ini harus dilakukan secara terencana, berkelanjutan, dan terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah. Untuk itu, Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) menjadi instrumen penting dalam pencatatan, pelaporan, dan pemantauan aksi iklim,” jelasnya.

Melalui SRN PPI, setiap aksi adaptasi dan mitigasi dapat terukur dan memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target nasional pengendalian perubahan iklim.

Lebih lanjut, Rahmat menyampaikan bahwa Program Kampung Iklim (ProKlim) menjadi salah satu instrumen utama yang terus didorong penerapannya di Kalimantan Selatan. Program ini tidak hanya mengajak masyarakat beradaptasi dan menurunkan emisi, tetapi juga membangun kemandirian dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Pada tahun 2025, terdapat sekitar 120 lokasi ProKlim yang telah terdaftar dalam SRN. Dari jumlah tersebut, 4 lokasi berhasil meraih penghargaan kategori Lestari, dan 1 lokasi memperoleh penghargaan kategori Trophy Utama,” ungkapnya.

Secara keseluruhan, sejak tahun 2014 hingga 2025, jumlah lokasi ProKlim yang terdaftar di Kalimantan Selatan mencapai 559 lokasi, dengan total 637 lokasi yang telah memperoleh penghargaan ProKlim.

Capaian tersebut, lanjut Rahmat, menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor, baik pemerintah daerah, akademisi, maupun dunia usaha memiliki peran penting dalam mendukung aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di tingkat tapak.

Melalui kegiatan Bimtek ini, pihaknya berharap kapasitas aparatur pemerintah daerah semakin meningkat dalam menyusun serta melaporkan aksi iklim secara lebih terstruktur, mudah dipahami, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dengan demikian, kualitas pelaporan melalui SRN PPI akan semakin baik, terukur, dan terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.(ADV/RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BOOTCAMP Duta Aksel 2026, OJK dan Bank Kalsel Cetak Agen Literasi Keuangan
DUKUNG UMKM Lokal Lewat AKSEL Bank Kalsel, Beli Oleh-Oleh Amuntai Makin Praktis
BAYAR PAJAK  Kendaraan Tanpa Antre, AKSEL by Bank Kalsel Hadirkan Layanan E-Samsat
BANK KALSEL Mitra Strategis Pembangunan Banjarmasin
BANK KALSEL Siap Dukung Konsolidasi Delapan BPR, Target Beroperasi April 2027
LIMA Tahun Berturut-turut, Bank Kalsel Syariah Raih Golden Champion
TAMPIL di Podcast OBLIGASI Bank Kalsel, Wali Kota Yamin Ajak Warga Pilah Sampah
DISEBUT Untuk Referensi Bank Kalsel, Komisi II DPRD Kalsel Pelajari Kredit UMKM Bank BPD DIY, Bunga 3 Persen

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:48

PEMDA DIMINTA PERKUAT Pencegahan Karhutla hingga Tingkat Desa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:03

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:56

RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:44

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:25

HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:14

DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Berita Terbaru

Petugas satgas gabungan berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalteng beberapa waktu lalu. (Foto: HO-Antara)

Kalteng

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Okt 2026 - 22:25

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan meninjau penanganan karhutla di Simpang Kandan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (27/10/2026). (Foto: Dokpri)

Kalteng

PERSONEL BKO DIKERAHKAN Perkuat Penanganan Karhutla

Rabu, 28 Okt 2026 - 21:57