DITERKAM BUAYA Habis BAB, Tangan Nenek di Sampit Putus

- Penulis

Sabtu, 2 Januari 2021 - 23:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nenek di Kotim, Kalteng yang jadi korban serangan buaya pada 1 Januari 202.(Foto/Istimewa)

SuarIndonesia – Nenek di Sampit, Kalimantan Tengah (Kalteng), Bahriah (74) kini menjalani perawatan intensif usai diserang buaya. Korban masih terbaring lemah usai mengalami patah tulang kaki dan putus tangan kiri.

“Saat ini korban dalam perawatan untuk dilakukan pengobatan di Rumah Sakit Murdjani, Sampit,” kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/1/2021) dikutip dari detikcom.

Hendra menuturkan Bahriah telah di-rapid test Corona saat lukanya ditangani tim medis. “Hasilnya reaktif,” tutur Hendra.

Hendra menjelaskan peristiwa serangan buaya itu terjadi kemarin (1/1), sekitar pukul 23.30 WIB di jamban samping dermaga Desa Pelangsian. Korban turun ke Sungai Mentaya untuk buang air besar (BAB) di jamban pinggir dermaga Desa Pelangsian.

“Di mana malam itu air sedang pasang.Pada saat korban selesai dan akan bilas, mengulurkan tangan kirinya ke dalam air, tiba-tiba tangan kiri korban disambar dan digigit oleh seekor buaya,” jelas Hendra.

Kemudian, lanjut Hendra, korban berteriak meminta tolong. Teriakan korban didengar oleh tetangganya dan tetangganya mendatangi suara korban, dan langsung memapah korban untuk dibaringkan di atas dermaga.

Baca Juga :   SALAH SATU Siswa SMK di Banjarmasin Dikeroyok

“Tidak lama kemudian warga lainnya berdatangan menolong korban di bawa ke rumah sakit,” ucap Hendra.

Hendra menuturkan kepolisian akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk meminimalisir terjadinya konflik antara buaya dan penduduk lagi. “Kami terus berkoordinasi dengan BKSDA soal konflik manusia dengan satwa liar ini, agar ke depan dapat meminimalisir konflik ini,” tutur Hendra.

“Saya mengirimkan sedikit bantuan kepada korban melalui Kapolres Kotawaringin Timur. Semoga korban cepat pulih,” tutur Hendra.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RUMAH AMBRUK Seluruh Penghuni Dievakuasi, Enam Luka-luka dan Seorang Meninggal Dunia
KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka
PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin
SH, Nenek 70 Tahun Diduga Edarkan Sabu
PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca