DISHUT KALSEL Studi Tiru Terkait Mangrove, Sukseskan RHL di Wilayah Pesisir

- Penulis

Minggu, 24 November 2024 - 01:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 SuarIndonesia – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) melaksanakan kunjungan studi tiru ke Kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur (Jatim) terkait pengelolaan mangrove untuk menyukseskan program RHL (Rehabilitasi Hutan dan Lahan khususnya di wilayah pesisir.

“Kami bersama Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Barito dan Tim Kelompok Kerja Mangrove mengunjungi Persemaian Penunggul Mangrove Park di Pasuruan,” kata Kepala Dishut Kalsel Fathimatuzzahra dalam keterangannya, Sabtu (23/11/2024).

Ia menyebutkan kunjungan bertujuan untuk mempelajari teknik persemaian dan pengelolaan rehabilitasi mangrove di kawasan tersebut.

“Kami mempelajari berbagai jenis tanaman mangrove yang dibudidayakan di persemaian Pasuruan. Jenis-jenis yang terdapat di persemaian ini meliputi Tinjang (Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Rhizophora stylosa), Api-api (Avicennia alba, Avicennia marina), Bogem (Sonneratia alba, Sonneratia caseolaris), Tongke (Bruguiera parviflora), Nipah (Nypa fruticans), dan Cemara Laut (Casuarina equisetifolia),” ujarnya.

Dikatakan, beragam jenis ini menjadi fokus perhatian karena berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem khususnya untuk wilayah pesisir.

Menurut Fathimatuzzahra, kegiatan studi tiru ini dapat menggali ilmu dan pengalaman dari pola pembibitan yang dilakukan di persemaian Pasuruan, mempelajari bagaimana proses pembibitan mangrove yang baik agar bisa diterapkan di Kalsedl.

Baca Juga :   BRIMOB tidak Hanya Melaksanakan Tufoksi, Ada Tambahan Sesuai Asta Cita Presiden Prabowo

Ia berharap metode yang dipelajari di Pasuruan dapat mendukung upaya Dishut Kalsel dalam merehabilitasi ekosistem mangrove terutama di wilayah pesisir.

Selain mempelajari teknik pembibitan, kata dia, rombongan juga meninjau pola tanam yang telah dilakukan di kawasan Penunggul Mangrove Park yang telah berhasil mengimplementasikan berbagai metode rehabilitasi mangrove secara efektif, termasuk tata kelola lahan pesisir dan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Hasil pengelolaan ini juga memberikan wawasan baru yang dapat diadaptasi untuk meningkatkan keberhasilan program rehabilitasi di berbagai daerah.

“Kami harap kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Kalimantan Selatan dan Jawa Timur dalam pengelolaan mangrove.

Kami sangat terinspirasi oleh program yang ada di Jawa Timur, dan semoga apa yang kami pelajari dapat meningkatkan efektivitas rehabilitasi mangrove di Kalsel,” ujar Fathimatuzzahra dikutip Antara. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca