DISEBUT Nol Realisasi DAK Fisik Bidang Pendidikan di Tiga Pemerintahan Kalsel

- Penulis

Rabu, 6 Juli 2022 - 22:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sebanyak 3 pemerintah daerah disebut Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalsel, masih nihil realisasi dana alokasi khusus (DAK) fisik.

Tiga pemda itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Pemerintah Kabupaten Tabalong, dan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Sampai 1 Juli 2022 realisasi DAK 14 pemerintah daerah di wilayah Kalsel sangat rendah rata-rata hanya 9,50 persen.

Beberapa DAK Fisik yang belum direalisasikan penyalurannya adalah DAK bidang pendidikan sub bidang SMA, SMK, SLB, SKB, bidang kesehatan dan KB sub bidang penurunan stunting dan pengendalian penyakit.

Dan penugasan bidang kehutanan dan lingkungan hidup sub bidang tematik pengembangan food estate dan penguatan kawasan sentra produksi pertanian, perikanan, dan hewan.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalsel, Rudy M. Harapah, mengatakan DAK fisik tidak akan disalurkan kepada kepala daerah yang tidak menyampaikan dokumen persyaratan penyaluran secara lengkap dan atau melampaui batas waktu.

Jika tidak disalurkan, katanya, pendanaan untuk penyelesaian kegiatan DAK Fisik dan atau kewajiban kepada pihak ketiga atas pelaksanaan kegiatan DAK Fisik akan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.

Baca Juga :   NASIB !! Tiga Terdakwa Korupsi Jamban Sehat, Eksepsi Ditolak Majelis

Sementara itu, Kasi Sarpras Bidang SMK Disdikbud Kalsel, Dariatno Ngateno, dan Kasi Sarpras Bidang SMA Disdikbud Kalsel, Budiansyah, mengaku serapan fisik di lapangan sudah dilaksanakan.

Diakui keduanya, pembayaran belum bisa dilaksanakan karena dana transfer dari pusat belum keluar.

“Di lapangan pekerjaan fisik sudah dilaksanakan, tapi kami belum bisa menginput di Aplikasi Omspan ( Online Monitoring Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara), sehingga belum terdata di BPKP,” kata Budiansyah.

Ia menyebut dana transfer pusat masih terkendal reviu kontrak kerjasama dari Inspektorat Daerah.

Jika riviu tersebut sudah keluar maka transfer pusat bisa dilaksanakan.

“Kalau transfer pusat sudah cair maka segera kami bayar dan laporkan di aplikasi Omspan, sehingga terdata di BPKP,” ujarnya, Rabu (6/7/2022).(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel
TERKAIT MORTIL, Dicek Gegana Brimob Polda Kalsel dan Dihancurkan
DITEMUKAN BAHAN PELEDAK Mortil “81 Tampella” Peninggalan Zaman Perang di Kampung Arab
TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Berita Terbaru

Headline

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:25

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca