DISDIK Banjarmasin Gelar Pelatihan untuk 150 Guru TK di Tengah Siaga Darurat Corona

- Penulis

Kamis, 19 Maret 2020 - 19:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin sudah menyatakan status siaga darurat Virus Corona (Covid-19) menyusul makin masivnya penyebaran virus mematikan ini.

Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina telah mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 442.11/02 – P2P/Dinkes tentang Informasi Terkait Kewaspadaan Penyebaran Penyakit Covid-19, tertanggal 16 Maret lalu.

Isinya ada 12 poin. Di poin ke 6 disebutkan, “Menghentikan sementara berbagai kegiatan yang mengumpulkan massa baik yang diselenggarakan Pemko Banjarmasin maupun pihak lain selama 14 hari ke depan terhitung sejak surat dikeluarkan.”

Ya, aturan ini dipatuhi. Semua kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa baik dari pemko sendiri maupun masyarakat dibatasi, bahkan ada yang ditunda hingga dibatalkan.

Sejak 17 Maret lalu, sekolah juga sudah ditutup. Proses belajar mengajar dari PAUD, TK, SD, hingga SMP diliburkan.

Namun di tengah gencarnya pencegahan penyebaran Virus Corona ini, apa yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin malah bertolak belakang. Mereka malah menggelar acara dengan mengumpulkan banyak guru.

SuarIndonesia.com mendapat informasi bahwa Disdik menggelar pelatihan di salah satu aula rumah makan Jalan Belitung Darat, Kamis (19/03/2020).

Tempat itu pun dicoba didatangi. Ternyata benar, aula itu penuh dengan orang banyak. Mereka merupakan guru TK se Banjarmasin yang mengikuti pelatihan Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP).

Parahnya, para peserta yang berjumlah 150 orang itu tak memakai alat pelindung diri, seperti masker misalnya. Bahkan, Hand Sanitizer tampak tak terlihat di lokasi kegiatan untuk mensterilkan diri mereka.

Dalam agendanya, kegiatan itu dibagi-bagi menjadi 4 sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada 2 – 5 Maret, diikuti 150 orang yang tergabung dalam angkatan I.

Kedua, dilaksanakan pada 9 – 12 Maret dengan jumlah 150 orang tergabung dalam angkatan II. Ketiga, dilaksanakan pada 16 – 19 Maret dengan jumlah 150 orang tergabung dalam angkatan III.

Baca Juga :   DEBAT "PAMUNGKAS" PIlgub Besok Malam, Pendukung Dibolehkan di Atas Podium Mendampingi Paslon

Dan yang keempat dilaksanakan aka pada 23 – 26 Maret dengan jumlah 150 orang tergabung dalam angkatan IV.

Lantas sebegitu pentingkah kegiatan ini sampai-sampai Disdik tak bisa dihentikan meski surat edaran walikota sudah dikeluarkan per tanggal 16 Maret lalu?

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat terkait adanya kegiatan itu, Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto mengaku sudah menunda acara tersebut. “Ditunda,” jawabnya singkat.

Pernyataan ‘ditunda’ itu pun menjadi pertanyaan. Mengingat, kegiatan itu masih berjalan. Kata ‘ditunda’ itu pun diperjelas oleh Kepala Bidang PTK Disdik Banjarmasin, Hendro yang kebetulan berada di lokasi. “Hari ini terakhir, untuk angkatan IV kami tunda,” ucapnya.

Hendro beralasan kegiatan terpaksa dilanjutkan hingga selesai lantara sudah terlanjur berjalan sejak 16 Maret. Juga ada beberapa kendala seperti sudah terlanjur memesan tempat, dan membuat janji dengan narasumber sehingga tetap diteruskan.

“Sebenarnya semua kegiatan sudah kami tiadakan. Tapi karena ini sudah terlanjur, narasumber sudah dihubungi, tempat sudah terpesan,” katanya.

Ia juga mengaku bahwa sudah mendapat perintah untuk menghentikan kegiatan dari pimpinannya. Dipastikannya, kegiatan yang rencananya dilaksanakan pada 23 – 26 Maret mendatang ditunda.

“Sebenarnya ada lagi angkatan terakhir, Tapi karena ada perintah pak Kadis untuk dihentikan, ini kami mau konfirmasi ke pemilik tempat,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura
SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura
DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3
PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin
KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka
DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Minggu, 19 April 2026 - 15:18

KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban

Sabtu, 18 April 2026 - 23:27

SEORANG REMAJA Diduga Epelipsi Hilang di Sungai Martapura

Sabtu, 18 April 2026 - 17:58

DUEL SENGIT Barito Putera Vs Persiba Sama Kuat 3-3

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 21:52

4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga

Jumat, 17 April 2026 - 20:09

PRESIDEN Terbitkan Tiga Regulasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terbaru

Pekerja menyusun tabung gas LPG yang kosong untuk dimasukkan ke dalam kontainer di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Selasa (30/12/2025). (Dok Antara)

Bisnis

HARGA LPG 12 Kg Naik jadi Rp228 Ribu per Tabung

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:12

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca