DIPREDIKSI MELANDAI Oktober, Kasus COVID-19 di Banjarmasin, Disdik Siapkan Skenario

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2020 - 19:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pemko Banjarmasin memprediksi bahwa kasus CoVID-19 di Banjarmasin kemungkinan melandai di Oktober. Prediksi ini muncul sesuai hasil evaluasi pada awal Juli lalu.

Belakang, prediksi ini mulai terbukti. Memasuki akhir Juni, enam kelurahan yakni Alalak Tengah, Belitung Utara, Kertak Baru Ulu, Kertak Baru Ilir, Mawar, dan Kelayan Luar dinyatakan berstatus zona hijau.

Enam kelurahan ini dikategorikan sebagai zona hijau lantaran tak ada lagi penambahan kasus baru. Kemudian angka kematian pasien yang terpapar CoVID-19 di wilayah itu mendatar, bahkan berangsur menurun.

Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin rupanya sudah menyiapkan skenario, terkait dikembalikannya proses belajar di sekolah, apabila prediksi terkendalinya kasus CoVID-19 pada Oktober mendatang terbukti benar.

Kepala Disdik Banjarmasin, Totok Agus Daryanto, mengemukakan, skenario yang disiapkan yakni dengan mengisolasi sekolah-sekolah yang sudah berada di zona hijau. Sehingga bisa direkomendasikan untuk dibuka kembali.

Akan tetapi yang perlu dicatat, bahwa jumlah kelurahan yang sudah dinyatakan hijau lebih 50 persen dari jumlah 52 kelurahan yang ada.

“Kalau presentasinya banyak yang hijau itu bisa kita isolasi, sehingga beberapa sekolah bisa direkomendasikan. Jadi memang ada skenario,” jelas Totok di balai kota, Rabu (22/07/2020).

Totok mengakui, skenario ini memang tak mungkin bisa dilakukan saat ini. Mengingat baru ada enam yang dinyatakan hijau. Artinya masih ada 46 kelurahan lainya yang berstatus merah.

Baca Juga :   PASCA KEBAKARAN Sekolah MTs, Proses Belajar-Mengajar Bertenda di Halaman dan Ini Upaya Kemenag HSU

“Alasannya yang dilihat tak hanya dalam konteks kelurahan. Tapi dalam batas kota. Banjarmasin secara keseluruhan belum hijau,” jelasnya.

Terlebih, jarak antara kelurahan di Banjarmasin sangat berdekatan. Bisa saja siswa yang bersekolah di zona hijau berasa dari zona merah. Sehingga dikhawatirkan bisa mengancam keamanan siswa yang lain.

“Karena memang jarak antara kelurahan tak terlalu jauh. Sehingga kami tak mau ambil resiko,” lanjutnya.

Kemudian yang tak kalah penting, pelaksana skenario itu juga tak lepas dari persetujuan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin terlebih dahulu. Sebab bisa saja skenario itu tak sesuai dengan perhitungan.

“Kalaupun didominasi hijau, kami tetap menunggu rekomendasi dari gugus tugas. Jadi tugas kami menunggu karena tak boleh mengorbankan anak-anak kita,” jelasnya.

Lebih lanjut, Totok mengatakan hingga saat ini proses pembelajaran memang masih menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Di mana PJJ ini menerapkan dua sistem, daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan).

Khusus untuk luring dilakukan bagi siswa yang memiliki keterbatasan untuk mengaksesnya. Contoh siswa di sekolah pinggiran. Di mana mereka diberikan penugasan yang bisa diambil ke sekolah atau diantarkan guru ke rumah.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LAKALANTAS MAUT di Traffic Light Sultan Adam, Renggut Nyawa Seorang Ibu Dibonceng Anaknya
DITLANTAS Polda Kalsel Raih Penghargaan Kakorlantas atas Inovasi Samsat Mobile
MEMBARA Rumah Hunian Sewa di Flamboyan Banjarmasin
DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama
MEMICU KONTROVERSI Rencana HUT RSUD Ulin Digelar di Jakarta
HARI JADI ke -38 Barito Putera di Stadion 17 Mei, “Energy with Brave”
DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 00:15

DIGAGALKAN PASOKAN 6.726 Butir Ekstasi di Kalsel dari Jaringan Fredy Pratama

Minggu, 19 April 2026 - 23:41

GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju

Minggu, 19 April 2026 - 15:57

PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi

Jumat, 17 April 2026 - 21:53

PENYALAHGUNAAN Bio Solar Subsidi Dibongkar Reskrim Polresta Banjarmasin

Jumat, 17 April 2026 - 15:58

KASUS PROYEK di Disdik Banjarmasin Ternyata Total Anggaran 6,5 Miliar, Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 15:25

DUGAAN PERSETUBUHAN Terungkap Lewat Ponsel

Kamis, 16 April 2026 - 21:52

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Berita Terbaru

Kalsel

MEMBARA Rumah Hunian Sewa di Flamboyan Banjarmasin

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:06

Massa aksi 21 April tiba di Kantor Gubernur Kaltim. (Foto: detikKalimantan/Riani Rahayu)

Headline

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Selasa, 21 Apr 2026 - 22:21

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca