DIPERTANYAKAN Walikota Banjarmasin Kriteria Leveling PPKM

- Penulis

Selasa, 21 September 2021 - 20:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mempertanyakan kriteria penentuan level PPKM yang baru saja diumumkan oleh Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto tadi malam.

Pasalnya, leveling PPKM yang diberikan Pemerintah Pusat dalam upaya penanggulangan Covid-19 dan pembangunan ekonomi nasional itu terjadi perubahan.

“Ini kan ada tambahan kriteria, yaitu vaksinasi. Kalau tiga indikator sebelumnya (Persentase kasus harian, mingguan dan BOR) tidak ada alasan, karena ketiga indikator itu sudah masuk level tiga semua,” ungkapnya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Selasa (21/09/2021) siang.

Ia mengakui capaian vaksinasi di Kota Banjarmasin saaf ini memang masih rendah. Sedangkan kriteria untuk bisa keluar dari level 4, capaian vaksinasinya harus berada diatas 50 persen

“Yang jadi pertanyaan itu adalah yang level 2 dan level 3 di Kalsel ini berapa persentase vaksinasinya? Masih dibawah Banjarmasin, kita sudah mencapai 43 persen. Kenapa bisa mereka statusnya level 2 dan level 3,” cetusnya.

Baca Juga :   KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Kendati demikian, dirinya selaku pucuk pimpinan di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini tidak menjadikan beban hal tersebut, terutama dalam menangani oenyebasan Covid-19 dan mengembangkan perekonomian.

“Kita tidak lagi mempersoalkan kriteria, yang penting aktivitas ekonomi kita bisa berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini memang peneeapan PPKM Level 4 dengan rasa Level 3. Namun untuk benar-benar bisa mencapai ke Level 3, Ibnu mengaku pihaknya akan terus menggencarkan vaksinasi.

“Tinggal vaksinasi saja lagi yang harus kita masifkan,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18