DIPERTANYAKAN Walikota Banjarmasin Kriteria Leveling PPKM

DIPERTANYAKAN Walikota Banjarmasin Kriteria Leveling PPKM

SuarIndonesiaWali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mempertanyakan kriteria penentuan level PPKM yang baru saja diumumkan oleh Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto tadi malam.

Pasalnya, leveling PPKM yang diberikan Pemerintah Pusat dalam upaya penanggulangan Covid-19 dan pembangunan ekonomi nasional itu terjadi perubahan.

“Ini kan ada tambahan kriteria, yaitu vaksinasi. Kalau tiga indikator sebelumnya (Persentase kasus harian, mingguan dan BOR) tidak ada alasan, karena ketiga indikator itu sudah masuk level tiga semua,” ungkapnya saat ditemui awak media di lobi Balai Kota, Selasa (21/09/2021) siang.

Ia mengakui capaian vaksinasi di Kota Banjarmasin saaf ini memang masih rendah. Sedangkan kriteria untuk bisa keluar dari level 4, capaian vaksinasinya harus berada diatas 50 persen

“Yang jadi pertanyaan itu adalah yang level 2 dan level 3 di Kalsel ini berapa persentase vaksinasinya? Masih dibawah Banjarmasin, kita sudah mencapai 43 persen. Kenapa bisa mereka statusnya level 2 dan level 3,” cetusnya.

Kendati demikian, dirinya selaku pucuk pimpinan di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini tidak menjadikan beban hal tersebut, terutama dalam menangani oenyebasan Covid-19 dan mengembangkan perekonomian.

“Kita tidak lagi mempersoalkan kriteria, yang penting aktivitas ekonomi kita bisa berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

Menurutnya, saat ini memang peneeapan PPKM Level 4 dengan rasa Level 3. Namun untuk benar-benar bisa mencapai ke Level 3, Ibnu mengaku pihaknya akan terus menggencarkan vaksinasi.

“Tinggal vaksinasi saja lagi yang harus kita masifkan,” pungkasnya. (SU)

 103 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: