DIPASTIKAN Tidak Ada Vaksin Kadaluarsa di Kalsel

Bagikan :
DIPASTIKAN Tidak Ada Vaksin Kadaluarsa di Kalsel

SuarIndonesia – Juru bicara Tim Satgas percepatan penangan covid 19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Kalsel pastikan tidak ada vaksin yang kadaluarsa, seperti halnya yang terjadi di pulau jawa.

“kita pastikan tak ada vaksin yang kadaluarsa di Kalsel,” ucap M.Muslim saat dihubungi awak media, Rabu (17/11/2021)

Menurut Muslim sistem penggunaan vaksin yang dipergunakan di Kalsel adalah vaksin yang terdahulu datang sedangkan untuk vaksin baru datang akan dipergunakan berikutnya.

Sedangkan saat ini vaksin yang datang sekitar 600 ribuan dengan berbagai jenis yakni sinovac, astrazeneca, moderna.

“Contohnya vaksin selalu kita periksa, bila kadaluarsanya mendekati satu bulan maka akan dihabiskan, dan vaksin baru berikutnya baru digunakan,” ucapnya

Adapun penderita covid saat ini di Kalsel sudah menurun bahkan hanya 1,1 persen, karena vaksinasi sudah berjalan 44 persen se Kalsel, dan untuk vaksinasi pelajar atau remaja sudah 51,7 persen, sedangkan lansia 21.6 persen dan akan terus dikejar akhir tahun.

“Kita optimis target akhir tahun 70 persen warga Kalsel sudah tervaksin,” ujarnya

Terkait antisipasi varian delta di Kalsel, akan dilakukan screening di pintu pintu masuk dengan sistem kriteria tertentu melakukan identifikasi terhadap varian itu yang dicurigai.

Baca Juga :

TARGET BANJARMASIN, Akhir Tahun Angka Vaksinasi Capai 80 Persen

Terpenting upaya dengan sering mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menjauhi kerumunan, dan memakai masker atau 5M terus menerus dilakukan dan disiplin prokes.

“Kita optimalkan melalui kegiatan masyarakat dengan aplikasi peduli lindungi,” katanya

Guna mencapai target akhir tahun warga Kalsel sudah tervaksin 70 persen, Pemprov Kalsel dengan namanya vaksin bergerak setiap hari melakukan vaksinasi ke masyarakat.

Sementara Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Kalsel, Riswandi mengingatkan jangan sampai vaksin kadaluarsa beredar di Kalsel karena sangat berbahaya bagi masyarakat.

“Gugus tugas Covid 19 dan pihak terkait harus selalu memeriksa vaksin yang datang dan masa berlakunya, sebelum digunakan kepada masyarakat,” ujarnya

Dosis vaksin yang terus didatangkan Pemerintah Provinsi Kalsel ini sesuai dengan permintaan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin beberapa waktu lalu, yang beranggapan sebelumnya banua kita sempat krisis vaksin. (HM)

 115 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!